#HeadlineFokus RedaksiMetro KendariPolitik & Pemerintahan

Gedung Layanan Perpustakaan Umum Kota Kendari Senilai Rp9.825 Miliar Mulai Dibangun, Rampung Desember 2025

×

Gedung Layanan Perpustakaan Umum Kota Kendari Senilai Rp9.825 Miliar Mulai Dibangun, Rampung Desember 2025

Sebarkan artikel ini

Kendari, portal.id – Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran meletakkan batu pertama atau groundbreaking pembangunan Gedung Layanan Perpustakaan Umum Daerah Kota Kendari yang berlokasi di Jalan Malaka, Bumi Praja II Kota Kendari, Sabtu (17/5/2025).

Pembangunan perpustakaan ini menandai langkah serius Pemerintah Kota Kendari dalam menjawab tantangan rendahnya budaya literasi di Indonesia, khususnya di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Adapun dana pembangunan perpustakaan itu bersumber Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2025 dari Perpusnas RI, senilai Rp9,825 miliar, dan akan dikerjakan oleh CV Rayhan Raya selama 210 hari kalender dan ditargetkan rampung pada 3 Desember 2025.

Peletakan batu pertama itu, turut hadir Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari Amir Hasan, Forkopimda Kota Kendari, Asisten, stf ahli, kepala OPD Lingkup Pemkot Kendari, Camat Kambu, Lurah Kambu serta para tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wali Kota Kendari Siska Karina Imran menekankan bahwa perpustakaan harus menjadi ruang inklusif yang bisa diakses semua kalangan masyarakat tanpa diskriminasi.

“Perpustakaan sudah sepatutnya menjadi ruang perjumpaan setiap warga. Tempat di mana dinamika literasi tumbuh tanpa melihat status sosial atau ekonomi. Kita harus berbenah, mengejar ketertinggalan, baik dari sisi koleksi, fasilitas, hingga layanan digital,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya transformasi perpustakaan sebagai pusat informasi, pusat pembelajaran, dan pusat kegiatan literasi sepanjang hayat. Menurutnya, budaya membaca dan menulis belum menjadi kebutuhan dasar masyarakat, padahal kunci daya saing bangsa terletak pada penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan Kota Kendari, Andi Dadjeng, menjelaskan bahwa pembangunan perpustakaan ini merupakan respons terhadap kebutuhan masyarakat terhadap akses informasi yang berkualitas.

Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Kota Kendari Andi Dadjeng.

“Gedung ini tidak hanya akan menjadi tempat penyimpanan buku, tapi juga pusat pembelajaran, inovasi, dan kegiatan masyarakat berbasis literasi,” jelasnya.

Desain gedung telah disusun secara inklusif, meliputi berbagai fasilitas seperti ruang baca anak, ruang lansia, ruang audiovisual, ruang koleksi, layanan referensi, hingga co-working space untuk generasi muda.

Pemerintah berharap kehadiran perpustakaan ini mampu meningkatkan indeks literasi di Kota Kendari, sekaligus menjadi simbol komitmen untuk membangun masyarakat yang cerdas, kreatif, dan berdaya saing tinggi.

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id