Kendari, portal.id – Pemerintah Kota Kendari memastikan pembangunan gedung baru SMP Negeri 4 Kendari berjalan sesuai perencanaan dan mekanisme yang berlaku. Proyek pembangunan ini dilaksanakan dalam dua tahap sebagai solusi atas tingginya minat masyarakat menyekolahkan anak di sekolah tersebut, sementara ketersediaan lahan sangat terbatas.
Dilansir dari laman kendarikota.go.id, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kendari, Saemina, menjelaskan bahwa pembangunan gedung dua lantai tersebut merupakan langkah strategis untuk menjawab kebutuhan ruang belajar tanpa harus melakukan perluasan lahan secara horizontal.
“Jumlah peminat di SMPN 4 Kendari sangat besar, sementara lahannya terbatas. Karena itu solusi yang diambil adalah pembangunan secara vertikal dengan tetap mengikuti perencanaan teknis dan mekanisme yang berlaku,” ujarnya.
Saemina juga menegaskan, untuk menjaga transparansi dan menghindari potensi penyalahgunaan kewenangan, proses pembangunan ini turut mendapatkan pendampingan dari pihak Kejaksaan.
“Seluruh tahapan pekerjaan kami lakukan sesuai prosedur. Bahkan kami mendapat pendampingan dari Kejaksaan agar prosesnya berjalan akuntabel dan sesuai aturan,” jelasnya.
Pembangunan gedung ini dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama telah dilaksanakan pada tahun 2025 dengan anggaran sekitar Rp1,7 miliar yang bersumber dari APBD Kota Kendari. Tahap kedua direncanakan pada tahun 2026 dengan nilai anggaran sekitar Rp2 miliar lebih.
Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) pembangunan SMPN 4 Kendari, Maljuwais, menjelaskan bahwa pekerjaan tahap pertama dimulai sejak 16 Juli hingga 23 Desember 2025 dan telah rampung sebelum masa kontrak berakhir.
“Pekerjaan tahap pertama meliputi pondasi hingga pengecoran plat lantai dua. Semua pekerjaan selesai sesuai kontrak,” terang Maljuwais.
Ia menyebutkan, tahap pertama dikerjakan oleh CV Asrita Perkasa dengan hasil pekerjaan yang telah sesuai spesifikasi teknis. Untuk tahap kedua, pembangunan akan dilanjutkan melalui proses tender di Unit Layanan Pengadaan (ULP).






