Kendari, portal.id – Tepat Jumat, 20 Februari 2026, genap satu tahun pasangan Siska Karina Imran dan Sudirman memimpin Kendari periode 2025–2030.
Keduanya dilantik oleh Prabowo Subianto dalam prosesi pelantikan kepala daerah serentak di Istana Negara pada 20 Februari 2025.
Sejak awal, kepemimpinan mereka menegaskan komitmen pada pelayanan publik profesional, pembangunan berkelanjutan, serta penguatan daya saing ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara tersebut.
Pada pidato perdana di Rapat Paripurna DPRD Kota Kendari, 5 Maret 2025, Wali Kota Siska menekankan fokus awal pada penanganan banjir, kebersihan kota, serta peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan.
Program 100 hari kerja diluncurkan sebagai pijakan awal, mencakup normalisasi drainase, pengelolaan sampah, hingga penataan program kerja terukur lintas OPD.
Konsolidasi birokrasi juga diperkuat melalui retreat nasional kepala daerah dan pembekalan internal bagi pejabat Pemkot untuk menyelaraskan agenda pusat dan daerah.
Isu lingkungan menjadi sorotan utama sepanjang tahun pertama. Pemerintah Kota menggencarkan normalisasi drainase di titik rawan banjir seperti Kambu, Wuawua, Anduonohu, serta kawasan eks MTQ.
Program bank sampah diperluas di tingkat kelurahan guna mendorong pemilahan sampah dari rumah tangga dan menciptakan nilai ekonomi bagi warga.
Gerakan Jumat Bersih pun rutin digelar sebagai bagian dari perubahan budaya hidup bersih dan sehat menuju kota layak huni.
Di sektor kesehatan dan ketahanan pangan, Pemkot menyalurkan bantuan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) kepada ribuan keluarga penerima manfaat serta memperkuat kolaborasi layanan kesehatan dasar.
Upaya percepatan penurunan stunting digerakkan melalui pendataan balita berisiko, intervensi gizi spesifik, pemberian makanan tambahan, serta penguatan Posyandu.
Pemerintah menargetkan penurunan signifikan angka stunting hingga 2027 melalui pendekatan terpadu berbasis data.






