#HeadlineFokus RedaksiKesraSulawesi Tenggara

Kanwil Kemenag Sultra Gelar Halal Bihalal Pasca Idul Fitri 1447 H

×

Kanwil Kemenag Sultra Gelar Halal Bihalal Pasca Idul Fitri 1447 H

Sebarkan artikel ini

Kendari, portal.id – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara, menggelar Halal Bihalal Pasca Idul Fitri 1447 H, yang mengusung tema “Merangkai Harmoni, Mempererat Silaturahmi, Meningkatkan Kinerja dan Pelayanan” yang digelar di Aula Kanwil Kemenag Sultra, Senin (6/4/2026).

Dipimpin langsung Kakanwil Kemenag Sultra H. Mansur., M.Pd., MA, Halal Bihalal ini turut dihadiri Pejabat Administrator, Pejabat Fungsional dan Pelaksana serta Ketua dan Pengurus DWP Kanwil Kemenag Sultra, Ketua MUI Sultra, Rektor IAIN Kendari, Kasatgaswil Sultra Densus Anti Teror 88 POLRI, Ormas dan Tokoh Lintas Agama, Kepala Kantor Kemenag Kab/Kota se Sultra Bersama Ketua DWP, ASN Kemenag Kota Kendari, Kepala Madrasah dan Kepala KUA se Kota Kendari serta Bank mitra.

Dalam sambutannya, H Mansur mengatakan, Halal Bihalal merupakan momentum pasca perayaan Idul Fitri untuk memperkuat kebersamaan dan harmoni antarumat beragama. Dalam sebuah kegiatan silaturahmi yang dihadiri berbagai elemen masyarakat tersebut, Kakanwil menekankan penting tentang menjaga persatuan serta merawat rekonsiliasi hati di tengah masyarakat.

H. Mansur menegaskan, bahwa kebersamaan yang terjalin tidak hanya menjadi simbol harmoni, tetapi juga bentuk integritas dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman bangsa Indonesia.

“Kita patut bersyukur karena dapat berkumpul dalam suasana penuh kebersamaan. Momentum ini juga berdekatan dengan berbagai perayaan keagamaan, seperti Paskah dan Idul Fitri, yang semakin menegaskan pentingnya menjaga harmoni antarumat beragama,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya “rekonsiliasi hati” sebagai landasan memperkuat persaudaraan. Menurutnya, perbedaan pandangan tidak seharusnya menjadi sumber perpecahan, melainkan dikelola dengan sikap saling menghormati dan memahami.

“Yang perlu kita kembangkan adalah rekonsiliasi hati. Kita harus menghindari perasaan-perasaan yang dapat memicu perpecahan karena perbedaan pandangan. Selama tujuannya baik dan membawa kita ke jalan kebaikan, maka perbedaan itu harus kita kelola dengan bijak,” katanya.

Diakhir sambutannya, H. Mansur mengingatkan seluruh jajaran ASN Kemenag Sultra untuk terus bekerja dengan penuh kesungguhan, menjaga integritas, serta memperkuat semangat kebersamaan demi pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

“Marilah kita terus belajar dan bekerja dengan sungguh-sungguh. Dengan kebersamaan dan keikhlasan, semoga setiap langkah pengabdian kita membawa keberkahan bagi kehidupan yang akan datang,” pungkasnya.

Sebelumnya, dalam Hikmah Halal Bihalal yang disampaikan Ketua MUI Sultra KH. Muslim, Momentum halal bihalal pasca Idul Fitri dimaknai sebagai ajang rekonsiliasi dan penguatan silaturahmi lintas elemen masyarakat.

“Halal Bihalal bukan sekadar tradisi setelah Idul Fitri, tetapi merupakan sarana rekonsiliasi untuk mempererat persaudaraan dan menjaga persatuan,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan, bahwa Ramadan merupakan momentum pembinaan spiritual yang diharapkan melahirkan pribadi yang bertakwa. Setelah menjalani ibadah selama sebulan penuh, umat Islam diharapkan kembali pada fitrah, seperti bayi yang baru lahir dalam keadaan suci.

Namun demikian, menjaga kesucian tersebut bukan perkara mudah. Oleh karena itu, nilai-nilai Ramadan harus terus dipertahankan melalui berbagai amalan seperti memperkuat silaturahmi, memperbanyak sedekah, serta menjaga akhlak dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, umat Islam juga diajak untuk meningkatkan kepedulian sosial melalui infak dan sedekah. Tidak hanya dalam bentuk materi, tetapi juga melalui ilmu, tenaga, dan kontribusi positif lainnya bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut juga ditekankan pentingnya menjaga hubungan baik antar sesama, tidak mudah marah, serta selalu mengedepankan sikap saling memaafkan. Sikap ini merupakan bagian dari implementasi nilai ketakwaan yang diajarkan dalam Islam.

KH. Muslim menambahkan, Halal Bihalal ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, membangun semangat kebersamaan, serta meningkatkan kontribusi umat dalam membangun masyarakat yang harmonis dan penuh kedamaian.

“Dengan semangat silaturahmi dan rekonsiliasi, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat terus menjaga persatuan dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan demi kemajuan bangsa,” tandasnya.

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id