#HeadlineFokus RedaksiHukum & KriminalKonawe Selatan

Korban Hilang di Kebun Desa Andoolo Ditemukan Selamat, Operasi SAR Resmi Ditutup

×

Korban Hilang di Kebun Desa Andoolo Ditemukan Selamat, Operasi SAR Resmi Ditutup

Sebarkan artikel ini

Konsel, portal.id – Tim pencarian dan pertolongan gabungan berhasil menemukan seorang warga yang dilaporkan hilang di area kebun Desa Andoolo, Kecamatan Andoolo, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dalam keadaan selamat.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin A.S., mengatakan korban bernama Tani (45), warga Dusun III Desa Andoolo, ditemukan pada Rabu (3/6) pukul 00.27 Wita oleh pihak keluarga yang turut melakukan pencarian bersama tim SAR gabungan.

“Korban ditemukan dalam keadaan selamat sekitar 1,2 kilometer ke arah timur dari lokasi terakhir yang diketahui (LKP). Saat ditemukan, korban dalam kondisi lemas dan kebingungan, kemudian dievakuasi ke rumahnya,” ujar Amiruddin.

Dengan ditemukannya korban dalam keadaan selamat, Operasi SAR terhadap kondisi membahayakan manusia yang melibatkan satu orang hilang di kebun Desa Andoolo resmi dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dalam operasi dikembalikan ke satuan masing-masing.

Sebelumnya, korban diketahui pergi ke kebun pada 31 Mei 2026 sekitar pukul 09.00 Wita untuk mencari kemiri. Sekitar pukul 10.00 Wita, keluarga sempat mengantarkan makanan dan melihat korban masih berada di lokasi kebun. Saat itu korban menyampaikan akan mencari tali resam untuk bahan anyaman di sekitar area tersebut.

Namun, ketika keluarga kembali ke kebun sekitar pukul 15.00 Wita, korban sudah tidak berada di lokasi. Yang ditemukan hanya hasil kemiri yang telah dikumpulkan korban. Pencarian kemudian dilakukan oleh keluarga dan masyarakat setempat, namun tidak membuahkan hasil hingga akhirnya dilaporkan kepada Basarnas.

Operasi pencarian melibatkan unsur dari KPP Kendari, Rescuer KPP Kendari, Damar Konawe Selatan, Polsek Andoolo, masyarakat setempat, serta keluarga korban.

Dalam pelaksanaan operasi, tim menggunakan sejumlah peralatan antara lain rescue car, ambulans, motor trail, peralatan SAR medis, peralatan evakuasi, drone thermal, perangkat komunikasi, dan perlengkapan keselamatan pendukung lainnya.

Berdasarkan informasi BMKG, kondisi cuaca selama operasi berlangsung terpantau cerah dengan kecepatan angin sekitar 1,6 kilometer per jam dari arah timur laut

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id