Buton SelatanHukum & Kriminal

Hari Ketujuh Pencarian Berakhir Nihil, Operasi SAR Korban Diduga Terjatuh di Perairan Lande Resmi Ditutup

×

Hari Ketujuh Pencarian Berakhir Nihil, Operasi SAR Korban Diduga Terjatuh di Perairan Lande Resmi Ditutup

Sebarkan artikel ini

Buton Selatan, portal.id – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kendari resmi menutup Operasi SAR terhadap seorang remaja yang diduga terjatuh dari kapal (Man Over Board/MOB) di sekitar Perairan Lande, Kabupaten Buton Selatan, setelah upaya pencarian selama tujuh hari tidak membuahkan hasil.

Hingga Sabtu (25/7/2026) sekitar pukul 15.00 Wita, Tim SAR Gabungan telah melaksanakan pencarian secara maksimal dengan menyisir area yang telah ditentukan. Namun, korban belum berhasil ditemukan.

Seiring berakhirnya masa Operasi SAR pada hari ketujuh dan tidak ditemukannya tanda-tanda keberadaan korban, operasi pencarian secara resmi dinyatakan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing. Operasi SAR dapat dibuka kembali apabila di kemudian hari ditemukan informasi atau tanda-tanda yang mengarah pada keberadaan korban.

Korban diketahui bernama Marifah (14), seorang pelajar asal Pimpi, Kelurahan Tanganapada, Kecamatan Murhum, Kota Baubau.

Berdasarkan kronologi kejadian, pada Sabtu, 18 Juli 2026 sekitar pukul 20.00 Wita, korban usai mengambil umpan di bagan dan diminta oleh salah seorang anak buah kapal (ABK) untuk beristirahat di dalam kamar. Sekitar 30 menit kemudian, korban sempat terlihat berada di bagian haluan kapal. Namun, pada pukul 21.00 Wita, korban sudah tidak terlihat lagi dan diduga terjatuh ke laut.

Selama operasi berlangsung, Tim SAR Gabungan melibatkan unsur dari SMC dan Staf SMC, Pos SAR Baubau, BPBD Kabupaten Buton Selatan, masyarakat setempat, serta keluarga korban. Pencarian didukung berbagai peralatan, di antaranya rescue car, rubber boat, kapal fiber, AquaEye, peralatan evakuasi dan medis, perangkat komunikasi, serta perlengkapan keselamatan lainnya.

Berdasarkan data BMKG, kondisi cuaca di lokasi pencarian pada hari terakhir operasi terpantau cerah berawan dengan kecepatan angin sekitar 13,7 km/jam dari arah timur dan tinggi gelombang mencapai 1,3 meter.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin A.S, menyampaikan bahwa seluruh upaya pencarian telah dilakukan secara optimal sesuai prosedur. Meski operasi resmi dihentikan, Basarnas akan kembali membuka Operasi SAR apabila terdapat informasi baru yang mengindikasikan keberadaan korban

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id