#HeadlineMetro KendariPolitik & Pemerintahan

Pemkot Kendari Perkuat Mutu Perpustakaan, 75 Sekolah Jadi Sasaran Akreditasi

×

Pemkot Kendari Perkuat Mutu Perpustakaan, 75 Sekolah Jadi Sasaran Akreditasi

Sebarkan artikel ini

KENDARI, portal.id – Pemerintah Kota Kendari mendorong peningkatan kualitas pengelolaan dan pelayanan perpustakaan melalui akreditasi. Upaya tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi dan Advokasi Akreditasi Perpustakaan Tahun 2026 yang digelar Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Kendari.

Kegiatan berlangsung di Ruang Samaturu, Gedung Balai Kota Kendari, Kamis (17/9/2026), dan dibuka Asisten III Sekretariat Daerah Kota Kendari, La Ode Abdul Manas Salihin, yang mewakili Wali Kota Kendari.

Kegiatan tersebut diikuti pimpinan perangkat daerah, para camat se-Kota Kendari, perwakilan kepala sekolah, lurah, pustakawan serta pengelola perpustakaan. Hadir pula narasumber dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.

Dalam sambutan tertulis Wali Kota Kendari yang dibacakan Asisten III, disebutkan bahwa sosialisasi dan advokasi akreditasi menjadi momentum penting untuk mendorong transformasi perpustakaan di Kota Kendari.

Perpustakaan, kata dia, tidak lagi hanya dipandang sebagai tempat menyimpan dan meminjam buku, tetapi memiliki peran strategis sebagai pusat pengetahuan dan pembelajaran dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas, cerdas dan berdaya saing.

“Perpustakaan tidak sekadar tempat menyimpan dan meminjam buku, melainkan pusat pengetahuan dan pembelajaran yang berperan strategis membangun sumber daya manusia yang berkualitas, cerdas, dan berdaya saing,” kata Asisten III saat membacakan sambutan wali kota.

Ia menjelaskan, akreditasi perpustakaan sebagaimana diatur dalam Peraturan Perpustakaan Nasional Nomor 2 Tahun 2022 tidak semestinya dipandang sebagai beban administrasi.

Sebaliknya, akreditasi menjadi instrumen evaluasi untuk meningkatkan mutu pengelolaan, kualitas pelayanan dan relevansi koleksi perpustakaan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Asisten III juga mengajak seluruh pengelola perpustakaan di Kota Kendari untuk membangun perpustakaan yang aktif, inklusif, berkualitas dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Para peserta diharapkan dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama sosialisasi di perpustakaan masing-masing sehingga terjadi peningkatan kualitas pengelolaan maupun pelayanan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Kendari, Rukmana, menjelaskan kegiatan tersebut memiliki tiga tujuan utama.

Pertama, memberikan pemahaman secara menyeluruh kepada pengelola mengenai pentingnya akreditasi perpustakaan. Kedua, mendorong pengelola menyiapkan dokumen dan memenuhi standar komponen penilaian akreditasi. Ketiga, meningkatkan jumlah perpustakaan yang terakreditasi di Kota Kendari pada 2026.

Kegiatan tersebut diikuti 150 peserta yang mewakili 75 perpustakaan sekolah di lingkungan Pemerintah Kota Kendari.

Dua narasumber dari Perpustakaan Nasional RI turut memberikan materi, yakni Drs. Nurcahyono, S.S., M.Si., selaku Pustakawan Ahli Utama dan Darwanto, S.Sos., Pustakawan Ahli Madya.

Rukmana berharap para peserta dapat memahami instrumen akreditasi secara baik dan mempersiapkan dokumen pengelolaan perpustakaan dengan lebih matang.

“Saya berharap para peserta dapat memahami instrumen akreditasi dengan baik, mempersiapkan dokumen pengelolaan secara lebih matang, serta meningkatkan mutu pelayanan perpustakaan dengan menerapkan Standar Nasional Perpustakaan,” harapnya.

Kegiatan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus Nonfisik Perpustakaan Nasional Tahun 2026 tersebut diharapkan dapat memperkuat pengembangan perpustakaan di Kota Kendari sebagai pusat pembelajaran sekaligus sarana peningkatan literasi masyarakat.

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id