Portal.id, KONAWE – Sebanyak 1.336 siswa dari 10 sekolah di Kabupaten Konawe mendapat pembekalan wawasan dalam ajang Pijar Inspirasi 2026 yang diinisiasi komunitas Kawan Inspirasi bersama Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Sulawesi Tenggara (Sultra), Sabtu (26/9/2026).
Agenda yang berlangsung serentak ini dihadirkan sebagai sarana berbagi pengalaman serta memotivasi para pelajar agar semakin bersemangat menuntut ilmu dan mengejar cita-cita.
Salah satu titik pelaksanaan kegiatan terpusat di MTsN 3 Konawe. Di lokasi ini, tim BI Sultra memberikan edukasi interaktif mengenai peran bank sentral, pengelolaan uang Rupiah, tren sistem pembayaran, hingga pemanfaatan saluran literasi digital.
Administrator Unit Kehumasan KPw BI Sultra, Indra Gunawan Rachman, menyampaikan kolaborasi ini merupakan langkah konkrit BI Sultra untuk memperkenalkan fungsi kebanksentralan sejak dini kepada generasi muda.
“Materi yang disampaikan mencakup Layanan Informasi Publik Bank Indonesia, pengenalan Rupiah serta CBP Rupiah, kebanksentralan, sistem pembayaran digital, serta pengenalan Perpustakaan Bank Indonesia Sultra dan iBI Library,” ujar Gunawan.
Lewat edukasi CBP Rupiah, para pelajar diajak memahami simbol kedaulatan mata uang nasional sekaligus cara merawatnya. Pada sesi kebanksentralan, peserta diperkenalkan dengan fungsi strategis BI dalam merawat stabilitas ekonomi dan sistem keuangan negara. Siswa juga dibekali pemahaman bertransaksi digital secara cerdas dan aman di era modern.
Guna menumbuhkan minat baca, BI Sultra mempromosikan fasilitas Perpustakaan BI Sultra dan aplikasi koleksi buku digital iBI Library yang dapat diakses secara gratis oleh para siswa kapan saja.
Program Pijar Inspirasi 2026 mencatat partisipasi 1.336 pelajar, yang terdiri dari 698 siswa laki-laki dan 638 siswa perempuan.
Sebaran peserta berasal dari 10 sekolah, mencakup SDN Bajo Indah (189 siswa), SDN 2 Bokori (157 siswa), MAS Bahrul Mubarak (183 siswa), MTsN 3 Konawe (291 siswa), MTsS Bahrul Mubarak (127 siswa), SDN 3 Lalonggasumeto (94 siswa), SDN 1 Bokori (81 siswa), SDN 1 Toronipa (72 siswa), SDN 2 Toronipa (72 siswa), dan SDN Sawapudo (70 siswa).
Sinergi berkelanjutan ini diharapkan dapat terus memperluas akses literasi keuangan, kebanksentralan, dan digitalisasi bagi kalangan pelajar di Sultra.
“Melalui kegiatan ini siswa juga didorong untuk terus belajar, membaca, berinovasi, serta memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai rupiah, sistem pembayaran, kebanksentralan, dan literasi digital,” pungkasnya.












