Operasi SAR Hari Ke-3 Berhasil, Pemuda Hilang di Kebun Lakomea Konawe Selatan Ditemukan Selamat

×

Operasi SAR Hari Ke-3 Berhasil, Pemuda Hilang di Kebun Lakomea Konawe Selatan Ditemukan Selamat

Sebarkan artikel ini

Konsel, portal.id – Operasi pencarian dan pertolongan yang telah berlangsung selama tiga hari resmi ditutup setelah pemuda yang dilaporkan hilang di kawasan kebun Desa Lakomea, Kecamatan Landono, Kabupaten Konawe Selatan, berhasil ditemukan dalam keadaan selamat, Selasa (12/5/2026).

Berdasarkan keterangan resmi Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kendari, korban bernama Fadil, laki-laki berusia 22 tahun, warga Desa Lakomea, ditemukan pada pukul 09.45 WITA. Ia berada dalam jarak sekitar 65 meter dari titik lokasi terakhir diketahui berada. Segera setelah ditemukan, korban dievakuasi dengan aman dan dibawa pulang ke rumahnya untuk mendapatkan penanganan medis serta pemulihan kondisi lebih lanjut.

“Operasi SAR kondisi membahayakan manusia terhadap satu orang yang hilang dinyatakan selesai dan ditutup, serta seluruh unsur yang terlibat telah dikembalikan ke satuan masing-masing,” tulis Kepala Basarnas Kendari, Amiruddin A.S, dalam keterangannya.

Berdasarkan kronologis kejadian, peristiwa bermula pada Jumat, 8 Mei 2026 sekitar pukul 16.30 WITA, saat Fadil meninggalkan rumahnya menuju kebun dan tidak kembali hingga malam harinya. Pihak keluarga pun melaporkan kejadian tersebut karena khawatir melihat kondisi korban yang diketahui memiliki riwayat penyakit GERD akut dan diduga sempat mengalami halusinasi.

Pencarian segera digelar melibatkan Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Koordinator Misi SAR beserta staf dan petugas penyelamat Basarnas Kendari, Polsek Landono, Koramil Landono, Pemadam Kebakaran Konawe Selatan, aparat kecamatan dan desa, serta ratusan warga dan keluarga korban.

Penyisiran menyeluruh dilakukan di kawasan perkebunan dan hutan sekitar lokasi kejadian. Namun proses pencarian sempat terhenti sementara akibat kondisi cuaca yang buruk dan berisiko membahayakan keselamatan petugas. Pencarian kembali digiatkan seiring membaiknya cuaca, dengan kondisi saat pencarian berlangsung terpantau cerah berawan, kecepatan angin 0,3 km/jam dari arah selatan menurut data BMKG.

Dalam operasi ini, tim mengerahkan kendaraan penyelamat, peralatan evakuasi, perlengkapan medis, sistem komunikasi, serta berbagai peralatan keselamatan pendukung lainnya. Berkat kerja sama dan ketekunan seluruh pihak, korban akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat meski dalam kondisi lemas setelah tersesat selama tiga hari.

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id