Kendari, portal.id – Kakanwil Kemenag Sulawesi Tenggara diwakili Kabag Tata Usaha H Muhamad Saleh membuka Rapat Koordinasi Percepatan Sertifikasi Halal yang berlangsung di Aula Kanwil Kemenag Sultra, Selasa (11/4/2023).
Rapat Koordinasi Percepatan Sertifikasi Halal diikuti oleh Sekretaris BPJPH Kanwil Kemenag Sultra, H Rusfandi, Kepala Kemenag kab/kota, Kasubbag TU dan Satgas JPH Kanwil dan kab/kota se Sultra. Rapat ini dilakukan dalam rangka mendukung program sertifikat halal gratis (SEHATI) bagi usaha mikro kecil.
Muhamad Saleh mengatakan, salah satu program di Kemenag yang akan ditetapkan sebagai program prioritas tahun 2023 adalah telah dicanangkannya program satu juta sertifikasi halal. Oleh karena itu Kantor Kementerian Agama di semua tingkatan memiliki tanggung jawab untuk mencapai target tersebut, termasuk di provinsi Sulawesi Tenggara.
“Rapat ini sangat penting untuk mendiskusikan, mencari solusi dan formula sehingga program atau target yang ditetapkan oleh pusat terkait sertifikasi halal, di Sulawesi Tenggara bisa kita capai. Paling tidak mendekati atau melebihi di tahun 2023 ini,” ungkapnya.
Diakui Muhamad Saleh, disatu sisi baik satgas provinsi maupun di kab/kota, sarana dan prasarana pendukung pelaksanaan sertifikasi halal masih sangat minim. Oleh karena itu, dalam waktu dekat satgas provinsi akan berupaya mengkoordinasikan pada BPJPH pusat guna mendukung operasional kegiatan untuk Satgas tingkat provinsi dan kab/kota.
“Satgas provinsi akan melakukan koordinasi terkait kegiatan-kegiatan atau Bimtek yang dilakukan secara serentak, sehingga target kita setiap P3H 20 sertifikat per bulan bisa terpenuhi. Karena target nasional di 2023, sebanyak 1 juta sertfikasi halal, dan 2024 target akan naik menjadi 10 juta sertifikasi halal,” jelasnya.
Dirinya mengimbau, Satgas yang ada di kab/kota tidak melakukan tugas-tugas kesatgasan tanpa melakukan koordinasi terlebih dahulu pada Kantor Kementerian Agama kab/kota.
“Sinergi, harmonisasi agar berjalan dengan baik. Kita bangun kerjasama dan kebersamaan, sehingga target-target yang dibebankan pada kita terkait sertifikasi halal bisa kita capai di tahun 2023, dan selanjutnya kita siap menyongsong target sertifikasi halal di tahun 2024,” imbuhnya.
“Saya berharap rapat ini mendiskusikan dan merumuskan apa yang harus dilakukan, sehingga kita bisa menghasilkan formasi atau kegiatan apa yang akan kita lakukan di tingkat kab/kota,” pungkasnya.






