Kendari, portal.id – Pemerintah Kota kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), melalui Dinas Lingkungan Hidup dan kehutanan (DLHK) telah melakukan kegiatan lomba kebersihan terhadap semua kelurahan yang ada di Kota Kendari yang merupakan rangklaian dari HUT ke-192 Kendari.
Yang menarik dari lomba ini adalah kelurahan yang tidak memenuhi nilai standar kebersihan maka diberi atau ditancapkan bendera hitam sebagai simbol bahwa kelurahan itu sebagai kategori terkotor saat penilaian.
Hasilnya, terdapat 17 kelurahan yang mendapat kategori itu dan diberikan bendera hitam untuk dikibarkan di kantornya selama beberapa bulan sampai dilakukan pembehanan dan kelurahan itu kembali bersih berdasarkan standar penilaian.
Penyerahan bendera hitam terhadapm17 kelruahan itu diberikan langsung oleh Pj Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu, usai Upacara hari kebnangkitan nasional di pelataran kantor Wali Kota Kendari, Senin (22/5/23).

Penerima bendera hitam tersebut adalah masing-masing lurah dan tidak boleh diwakili.
Asmawa mengatakan, apa yang diterima kepada 17 kelurahan tersebut sebagai bukti bahwa pemerintah pimpinan lurah kurang turun di lapangan untuk melihat wilayahnya.
“Itu bukan persoalan tidak bisa atau bisa mencapai nilai kebersihan, karena faktanya sebahagian kelurahan bisa, dan kenapa ada yang tidak bisa mencapai nilai itu. Ini bukti bahwa pemimpin yang malas melihat langsung kondisi wilayahnya,” katanya.
Asmawa kemudian menargetkan selama satu bulan kepada 17 kelruahan tersebut untuk melakukan pembenahan kebersihan sehingga bisa setara dengan kelurahan lainnya.

“Dan kalau masih tidak bisa juga, lebih baik out dari tempat itu,” tegas Asmawa.
Adapun 17 kelruahan yang masuk kageori mendapat bendera hitam itu adalah Kelurahan Gunung Jati, Korumba, Lapulu, Wawombalata, Anggilowu, Benubenua, Dapudapura, Wundudopi, Puuwatu, Sodoha, Sanua, Kadia, Kandai, Lalodati, Lalolara dan Kelurahan Mata.
Sementara itu, dari lomba kebershan kelurahan tersebut menempatkan Kelurahan Purirano sebagai yang tersbersih atau juara I, menyuslul Kelurahan Watubangga urutan kedua dan kelurahan Mangga Dua yang urutan ketiga.

Sebelumnya, Kepala Dinas LHK Kendari, Nismawati, mengatakan bahwa penilaian kebersihan di Kelurahan tersebut dilihat pemukimannya, area jalannya, dilihat pengurangan sampahnya, pengelolaan sampahnya termasuk juga ruang terbuka hijaunya.
Selain lomba kebersihan kelurahan, pemkot Kendari juga mengadalan lomba kebersihan OPD dalam Balai kota Kendari, lomba kebersihan OPD luar Balai Kota Kendari, Lomba Kebersihan antar BUMN/BUMD, lomba kebersihan antar instansi vertikal dan lomba kebersihan kantor camat se Kota Kendari.
Juara lomba kebersihan OPD dalam Balai Kota Kendari yang juara I adalah Dinas Kominfo Kendari, Juara II Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dan juara III Inspektorat Kendari.

Lomba kebersihan OPD luar Balai Kota Kendari yang juara pertama adalah Dinas Kesehatan, Juara II Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga dan Juara III Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Lomba kebersihan antar BUMN/BUMD juara pertama adalah PT PLN Nusantara Power, juara II PT Telkom Indonesia dan juara III PT Pelindo.
Lomba kebnersihan antar instansi vertikal juara I adalah Pengadilan Tinggi Sultra, juara II BPS Kota Kendari dan juara III Kanwil Kemenkumham Sultra. Kemudian lomba kebersihan kantor kecamatan se Kota Kendari juara I Kecamatan Wuawua, Juara II Kecamatan Poasia dan Juara III Kecamatan Kendari.(ADV)






