Kendari, portal.id – Pemerintah Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), melalui dinas pertanian Kendari menggelar sosialisasi dan monitoring kegiatan “SIKOMANDAN” atau Sapi Kerbau Komoditas Andalan Negeri, bertempat di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Baruga, Senin (5/6/23).
Kegiatan yang diikuti peternak dan para Penyuluh se Kecamatan Baruga tersebut dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pertanian Kendari, Sahuriyanto Meronda, di dampingi Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Santiwati.
Sahuriyabnto mengatakan, sosialisasi dan monitoring kegiatan SIKOMANDAN tersebut merupakan salah satu upaya Dinas Pertanian Bidang Peternakan Kota Kendari untuk penguatan pelaksanaan SIKOMANDAN dalam rangka evaluasi proses kerja dan kinerja kegiatan SIKOMANDAN.

“Kegiatan ini bertujuan untuk komunikasi, informasi dan edukasi ke peternak tentang program SIKOMANDAN (Pelayanan IB, PKB dan pencatatan kelahiran sapi tahun 2023) untuk Kota Kendari,” katanya.
Dikatakan, SIKOMANDAN adalah salah satu program unggulan Kementerian Pertanian yang merupakan reinkarnasi dari program UPSUS SIWAB yang sudah berjalan sejak tahun 2017.
SIKOMANDAN kata dia, mulai dicanangkan pada tahun 2020, secara umum teknis pelaksanaan antara upsus siwab dan SIKOMANDAN tidak jauh berbeda.
“Program ini bertujuan untuk meningkatkan populasi dan produksi sapi dan kerbau di Indonesia melalui kegiatan optimalisasi reproduksi,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa sektor pangan merupakan sektor paling mendasar dalam tatanan kehidupan masyarakat, oleh karena itu pemerintah wajib bekerja untuk menyediakan pangan bagi setiap warga negara.

“Protein yang dibutuhkan untuk pertumbuhan sel, salah satunya dipenuhi melalui ketersediaan Pangan Asal Hewan, antara lain daging sapi. Semakin maju suatu bangsa, diukur dari seberapa tingginya daging hewani yang dikonsumsi oleh masyarakat,” ucap dia.
Sejak 2015 kata Mantan Kabag Umum Setda Kota Kendari ini, Kementerian Pertanian melalui Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan telah mengawal program optimalisasi reproduksi melalui GBIB dan dilanjutkan di tahun 2016 dengan program UPSUS SIWAB. Di tahun 2020, UPSUS SIWAB bertransformasi menjadi Program SIKOMANDAN, yang bertujuan mengintegrasikan seluruh fungsi peningkatan produksi ternak dari hulu hingga Hilir.
Kegiatan sosialisasi dan evaluasi kegiatan SIKOMANDAN ini akan dilaksakana pada 11 kecamatan se Kota Kendari.(ADV)






