#Headline

Terkendala Irigasi, Panen Padi Desa Lalousu Konawe alami Penurunan

×

Terkendala Irigasi, Panen Padi Desa Lalousu Konawe alami Penurunan

Sebarkan artikel ini

Konawe, portal.id – Kondisi sistem irigasi di Desa Lalousi, Kecamatan Wonggeduku, Kabupaten Konawe yang belum maksimal menyebabkan produksi padi daerah itu alami Penurunan.

“Kondisi hasil panen padi untuk sebagian wilayah di Konawe mengalami penurunan. Itu disebabkan belum maksimalnya saluran irigasi, karena masih dalam tahap perbaikan,” kata Kepala Desa Lalousu, Solihin. Pria yang juga seorang petani beras itu mengungkapkan, pembenahan saluran air induk oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) banyak berpengaruh terhadap hasil produksi petani. Terkhusus untuk wilayah yang terdampak langsung seperti Kecamatan Wonggeduku dan sekitarnya.

Ia menerangkan, saat terakhir panen Maret lalu, hasilnya hanya bisa mencapai 40 karung gabah kering giling per hektarnya. Jumlah itu kata dia setara dengan 3,5 ton.

“Bahkan ada yang dapat hanya lima sampai sepuluh karung per hektarnya. Padahal sebelumnya bahkan bisa panen di atas 7 ton per hektarnya,” jelasnya Solihin sembari berharap berbaikan saluran induk segera selesai.

Meski hasil panen turun, Solihin cukup bersyukur karena harga gabah cukup baik. Kata dia, gabah kering panen saja, harga minimalnya sampai Rp5 ribu.

“Kalau harga alhamdulillah cukup oke,” pungkasnya.

Sebelumnya, Pemkab Konawe melalui Dinas PUPR telah menginformasikan jika BWS akan melakukan revitalisasi terhadap jaringan irigasi. Kondisi itu akan membuat sejumlah area persawahan berhenti teraliri air. Kondisi itu akan membaik pada Juli atau Agustus mendatang, sehingga petani bisa bersawah secara serentak

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id