#HeadlineFokus Redaksi

Unik, Peserta Gerak Jalan 8 KM di Konawe Pamerkan Kostum Daur Ulang Sampah

×

Unik, Peserta Gerak Jalan 8 KM di Konawe Pamerkan Kostum Daur Ulang Sampah

Sebarkan artikel ini
Siswa SMKN 1 Unaaha

Konawe, portal.id – Pemerintah Kabuaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali menggelar lomba gerak jalan tematik 8 kilometer dalam rangka memeriahkan hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 RI, Selasa (15/8/23).

Ada yang unik dan menarik dalam lomba ini, karena mengusung tema “Peduli Terhadap Sampah Merupakan Solusi untuk Polusi Menuju Indonesia Maju”.

Sehingga peserta yang berjumlah 104 barisan, harus berinovasi dan berkreasi agar kostum yang dipakai terdapat unsur daur ulang sampah.

Barisan SMKN 1 Unaaha

Kegiatan ini pukul 13.30 WITA, mengambil rute start di STQ dan garis finish di depan Kantor DPRD.”

Sedangkan peserta gerak jalan tematik 8 KM diikuti Organisasi Pemerintah Daerah (OPD), Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Umum.

Masyarakat tumpah ruah disepanjang jalan yang dilalui barisan gerak jalan indah tersebut, untuk menyaksikan kerapian dan keunikan dari setiap kostum peserta gerak jalan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Konawe, Keriyanto Wahab, berharap dengan gerak jalan yang bertema masalah daur ulang sampah ini maka masyarakat mampu menyadari pentingnya membuang sampah pada tempatnya.

“Harapan kita, kegiatan ini mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat akan bahaya yang bisa ditimbulkan dengan membuang sembarang sampah, sehingga kita harap sampah yang masih bisa didaur ulang maka lakukanlah untuk hal-hal yang bermanfaat,” katanya.

Sementara itu, Suwasni SPd yang merupakan guru dari SMKN 1 Unaaha mengatakah bahwa dalam lomba itu sekolahnya mengutus 4 barisan dengan memakai kostum yang menggunakan asesoris dari hasil daur ulang sampah.

“Karena tema kostumnya dari hasil Daur Ulang, maka yang kelompok 1 menggunakan topi terbuat dari dos bekas dan kertas bekas, kelompok 2 menggunakan selempak dari plastik bekas dan kertas bekas, bando dari botol bekas, kelompok 3 pakaian dari karung beras bekas, topi dari dos bekas yang ditempeli plastik bekas, kemudian kelompok 4 putra, dari Tali rapia bekas,” pungkas Suwasni.

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id