Konsel, portal.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Selatan (Konsel) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar rapat paripurna dengan agenda Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia (IR) yang disampaikan oleh Presiden RI Ir. Joko Widodo, Rabu, (16/8).
Adapun tema Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 tahun 2023 yang diusung adalah “Terus Melaju Untuk Indonesia Maju” tema tersebut menggambarkan pencapaian yang telah diraih menjadi posisi Indonesia menguntungkan dalam melakukan gerak pembangunan negara.
Sidang paripurna yang berlangsung di Aula Rapat Paripurna DPRD Konsel tersebut, yang dipimpin langsung Ketua DPRD Konsel Irham Kalenggo dan dihadiri seluruh anggota DPRD Konsel. Juga turut hadir Bupati Konsel H. Surunuddin Dangga, Wakil Bupati Konsel Rasyid, Sekda Konsel Hj. St. Chadidjah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), seluruh kepala OPD Lingkup Pemkab Konsel, dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Konawe Selatan, H Surunuddin Dangga mengatakan, tema tersebut energi gerak untuk bangsa Indonesia agar terus melaju untuk Indonesia maju. Tema itu bertujuan untuk mengajak seluruh masyarakat untuk melaju bersama menggelorakan semangat perjuangan.

Disamping itu, katanya, tema tersebut sejalan dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Selatan untuk terus melaju untuk Konsel maju.
“Artinya semangat kemerdekaan sama dengan semangat pembangunan yang terus maju demi terwujudnya Konawe Selatan maju, Desa Maju Konsel Hebat,” sambutnya.
Orang nomor satu di Konsel itu memaparkan desa maju di tahun 2015 sebanyak nol desa, tahun 2022 sebanyak 40 desa. Desa berkembang di tahun 2015 sebanyak 218 desa tahun 2022 sebanyak 285 desa. Desa tertinggal di tahun 2015 sebanyak 118 desa dan di tahun 2022 sebanyak 285 desa.
Begitupula lanjutnya, persentase penduduk miskin 17 kabupaten kota di Sulawesi Tenggara tahun 2022, Konawe Selatan menduduki peringkat ke empat sebesar 11,08 persen.
“Artinya dengan peringkat ke empat terendah dari 17 kabupaten kota, pemerintah daerah telah melakukan upaya-upaya dari tahun ke tahun menurunkan persentase kemiskinan,” ujarnya.
Hal itu, sambutannya, ditandai dengan berbagai macam program pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) maupun sarana dan prasarana guna menurunkan angka kemiskinan.
Berbagai upaya yang dilakukan dalam menurunkan angka kemiskinan, kata Surunuddin, seperti bantuan sosial, labelisasi rumah warga miskin, rumah layak huni, BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, bantuan pendidikan, bantuan permodalan terhadap usaha ekonomi mikro kecil, bantuan tepat sasaran sektor perikanan, pertanian maupun peternakan.
Merdeka signal dengan kapasitas 1 Gyga Byte atau 1.000 mega byte kerjasama dengan PT XL Axiata sudah memberikan cakupan melayani kebutuhan jaringan internet di 36 Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Merdeka Opini laporan keuangan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia dengan meraih Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tahun 2023.
Merdeka rumah sakit daerah dengan mendapat lima bintang (paripurna) dari Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Indonesia 10 Agustus lalu.

Merdeka Kecamatan Tersiolasi. Atau merdeka Laonti 78 tahun Indonesia merdeka Laonti baru merasakan kemerdekaan dengan tembusnya akses jalan darat Kecamatan Laonti.
“Kerja keras ini adalah kerja seluruh pihak dengan tagline Desa Maju Konsel Hebat. Secara bertahap kita akan memberikan kontribusi terhadap pembangunan di Sulawesi Tenggara dan Konawe Selatan secara khusus,” tuturnya.
Bupati dua periode itu menambahkan, Pemerintah Daerah harus berupaya menjadi yang terbaik dan berupaya meningkat dari tahun ke tahun, meningkatkan pelayanan, kinerja, prestasi baik tingkat provinsi maupun tingkat nasional.
Setelah sambutan Bupati Konsel, dilanjutkan dengan mendengarkan siaran langsung Pidato Kenegaraan Presiden RI dalam rangka memperingati HUT RI ke-78 Proklamasi Kemerdekaan dari Gedung MPR-RI, Senayan Jakarta, disaksikan di saluran TV Nasional
Dalam pidato Presiden RI, Joko Widodo, bahwa saya sampaikan di setiap kesempatan, Indonesia saat ini punya peluang besar untuk meraih Indonesia Emas 2045, meraih posisi jadi 5 besar kekuatan ekonomi dunia.

Lanjut, untuk bersatu menjaga moralitas ruang publik, bersatu menjaga mentalitas masyarakat, Sehingga kita bisa tetap melangkah maju, menjalankan transformasi bangsa dalam menuju Indonesia maju, menuju Indonesia Emas 2045.
Dalam demografi yang akan mencapai puncak di tahun 2030-an adalah peluang besar kita untuk meraih Indonesia Emas 2045, Sehingga 68% adalah penduduk usia produktif. Di sinilah kunci peningkatan produktivitas nasional kita
“Kita telah berhasil menurunkan angka stunting menjadi 21,6% di 2022 dalam menaikkan Indeks Pembangunan Manusia menjadi 72,9 di 2022 dan menaikkan Indeks Pemberdayaan Gender menjadi 76,5 di 2022. Dalam menyiapkan anggaran perlindungan sosial, total sebesar Rp 3.212 T dari tahun 2015 – 2023, termasuk didalamnya KIS, KIP, KIP Kuliah, PKH, Kartu Sembako serta perlindungan kepada lansia, penyandang disabilitas dan kelompok rentan lainnya,”tutupnya.






