Kendari, portal.id – Sebanyak 25 atlet dari Pengurus provinsi (Pengprov) Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Sulawesi Tenggara (Sultra) siap berlaga pada babak kualifikasi atau pra-PON 2023, berlangsung pada 20-25 Agustus 2023 di Surabaya, Jawa Timur.
Ketua Perkemi Sultra, Yudhianto Mahardika, mengatakan atlet yang dipersiapkan mengikuti Pra Kualifikasi Pekan Olahraga Nasional tersebut telah mengikuti rangkaian persiapan termasuk TC penuh yang dilakukan beberapa bulan.
.
“Seluruh atlet saat ini masih mengikuti TC dengan gemblengan para pelatih yang telah ditetapkan,” katanya.
Disebutkan, pada prakualifikasi ini pihaknya mengikuti 15 lekas yakni lima kelas randori putra, lima kelas randori putra, kemudian lima kelas embu terdiri embu berpasangan putra, embu beregu putra, embu berpasangan putri I DAN, embu campuran dan embu beregu campuran.
Lima kelas randori putra yang diikuti adalah kelas 50-55 kg atas nama Awaluddin2, kelas 55-60 kg atas nama Aldi Gunawan, kelas 60-65 kg atas nama Rustam, kelas 65-70 Herukman dan kelas 70-75 kg atas nama Rical.
Lima kelas randori putri yang diikuti adalah kelas 45-50 kg atas nama Yayu, kelas 50-55 kg atas nama Fanirahma Sari, kelas 55-60 kg atas nama Padlyah, kelas 60-65 kg atas nama Wa Ode Saputri dan kelas 65 ke atas atas nama Riyang.
Selanjutnya atlet yang turun kategori embu, yakni kelas embu berpasangan putra tas nama Aldityah dan Fitrah Firmansyah. Kelas embu beregu putra atas nama, Jildan, Jibran, Aby Wakas, Andriyanto, Akmal dan Fitrah Firmansyah.
Selanjutnya untuk kelas embu pasangan I DAN yakni Ade Astri dan Mery. Embu berpasangan atas nama Hana dan Radit. Kemudian kelas Embu beregu campuran atas nama Hana, Alma, Husnah, Radit, Dirga dan Ariya.
Yudhianto berharap, ke-25 atlet tersebut bisa berlaga dan nemapilkan yang terbaik saat di arena sesuai dengan arahan para pelatih selama mengikuti TC.
“Tentunya kita mengharapkan para atlet yang tergabung dalam tim pra-PON Perkemi Sultra bisa mengukir prestasi terbaik karena sebelumnya telah melakukan ujicoba pada Kejurnas di Makassar dan berhasil meraih emas, perak dan perunggu,” katanya.
Yudhianto juga mengaku menaruh perhatian besar terhadap olahraga beladiri asal jepang tersebut, siap mendedikasikan dirinya untuk memajukan olahraga beladiri Shonrinji Kempo atau pun untuk kebesaran organisasi Perkemi Sultra.
“Harapan dan keinginan saya untuk membesarkan kempo tidak perlu diragukan, meski pun kita akui bahwa keterbatasan itu tetap ada. Tetapi dengan semangat dan dukungan semua kensi, atlet, para pelatih dam jajaran Pengurus Perkemi, maka bendera Perkemi Sultra akan terus berkibar sebagai cabor unggulan Sultra,” katanya.
Untuk diketahui, rombongan atau kontingen Perkemi Sultra akan bertolak ke Surabaya pada 19 Agustus 2023, karena pada 20 Agustus sudah dimulai rangkaian kegiatan yakni penimbangan berat badan para atlet.






