Kendari, portal.id – Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara Komjen Pol (P) DR.(H.C) Andap Budhi Revianto, S.I.K., M.H melaksanakan Serah Terima Jabatan (Sertijab) dari Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Periode 2018-2023, H. Ali Mazi, SH dan H.Lukman Abunawas di Ruang Pola Bahteramas Kantor Gubernur Sultra, Jumat 8 September 2023.
Turut hadir dalam acara tersebut Anggota Komisi VI DPR RI, Dr. Rieke Dian Pitaloka, S.S.,M.Hum, Para Pimpinan Tinggi Madya Unit Utama Kemenkumham, Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra Periode 2018-2023, Ketua DPRD Sultra, Forkopimda, Kejaksaan Tinggi Sultra, Danrem 143 Halu Oleo, Kepala BNN Sultra, Kabinda Sultra, Sekretaris Daerah Sultra, Ketua Pengadilan Tinggi Sultra, Ketua Pengadilan Tinggi Agama, Danlanud, Danlanal, Karo/Kapus Setjen dan Ses Unit Utama Kemenkumham, Kakanwil Kemenkumham se-Sulawesi, Anggota DPR RI Provinsi Sultra, Ketua Dharma Wanita Sultra, Pimpinan Tinggi Pratama Pemprov Sultra, Para Bupati se-Sultra, Forkopimda TK II Kota/Kab se-Sultra, Tokoh Mayarakat, Alim Ulama, Perwakilan Tokoh Suku (Buton, Muna, Tolaki, Moronene), Perwakilan Perguruan Tinggi, Perwakilan Organisasi Masyarakat, Pimpinan Instansi Vertical, Kementerian/Lembaga, serta terkhusus Ibunda Bapak Pj Gubernur Sultra Ny. Nur Ainy Madjid, beserta Putra dan Putri.
Kegiatan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Presiden RI Nomor : 74/P/ 2023 tentang pengangkatan Pejabat (Pj) Gubernur dengan masa jabatan 1 tahun, Komjen Pol (P) DR.(H.C) Andap Budhi Revianto, S.I.K., M.H, sebagai Pj Gubernur Sulawesi Tenggara berdasarkan Keputusan Presiden RI dan dilantik langsung oleh Mendagri Tito Karnavian.
Serta dilanjutkan dengan proses Serah Terima Jabatan kepada Pj Gubernur Sultra dari Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Periode 2018-2023. dan proses penandatanganan Sertijab diawali dengan Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra periode 2018-2023 serta Pj. Gubernur Sultra , dilanjutkan dengan penyerahan memori jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Periode 2018-2023, penyerahan peraturan Gubernur tentang rencana pembangunan Provinsi Sultra tahun 2024 -2026 dokumen ini adalah dokumen perencana pengganti RPJMD hingga Kepala daerah definitive dan penyerahan kenang-kenangan oleh Gubernur Sultra periode 2018-2023 kepada Pj. Gubernur Sultra Komjen Pol (P) DR.(H.C) Andap Budhi Revianto, S.I.K., M.H
Dalam sambutannya, mantan Gubernur Sultra periode 2018-2023, H. Ali Mazi SH menyampaikan dalam kurung waktu 5 tahun dari 2018-2023 yang dimulai pada tanggal 5 September 2018 telah berakhir ditandai dengan pelantikan Pj. Gubernur Sultra oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia di kantor pusat Kemendagri RI Tanggal 5 September 2023, berbagai program pembangunan daerah, baik dalam bentuk program prioritas Aman, adapun program unggulan yakni: Pertama jalan tol Kendari menuju kawasan wisata toronipa, Kedua gedung RS Jantung Pembuluh Darah dan Otak Oputa Yi Koo, dan Ketiga Gedung Perpustakaan Modern Sultra.

“Secara pribadi dan sebagai masyarakat Sultra telah menyambut baik dan mengapresiasi pelantikan Bapak Andap Budhi Revianto sebagai Pj Gubernur Sultra” ungkapnya.
“Oleh karena itu, saya menitipkan harapan kepada Pj Gubernur Sultra, Bapak Andap Budhi Revianto agar kiranya dapat melanjutkan dan meningkatkan hal-hal baik yang telah kami kerjakan serta membenahi apa-apa yang masih dimiliki kurang, untuk terus melanjutkan pembangunan daerah Demi menjadikan Sultra masa depan Indonesia,”harapnya.
Sementara itu, dalam sambutan Pj. Gubernur Sultra Andap Budhi Revianto menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden RI, Joko Widodo, yang telah menugaskan dirinya untuk menjadi Pj. Gubernur Sultra.
“Penugasan berharga ini tidak lepas juga pula inspirasi dan rekomendasi DPRD Sultra yang diajukan Kementerian Dalam Negeri RI, sungguh saya tidak menduga nama saya diajukan oleh Wakil Rakyat, saya ucapkan terima kasih seluruh anggota DPRD Provinsi Sultra,”ujarnya.
Lanjutnya, Provinsi Sultra memiliki potensi besar namun sedikit tantangan yang harus di sikapi bersama-sama rekan Forkopimda, TNI, Polri segenap Tokoh, Komponen Masyarakat di Sultra, saya berkomitmen untuk bekerja keras dalam rangka mewujudkan visi misi pembangunan yang semakin baik, untuk semua warga sultra, visi misi Provinsi Sultra tentu merupakan bagian yang tidak terpisahkan, merupakan satu kesatuan yang utuh dari upaya mencapai visi misi NKRI yang diamankan dalam UUD Negara RI Tahun 1945.
“Apa bila kita ambil inti sarinya maka misi kita adalah menjadi bagian dari upaya mewujudkan Indonesia yang merdeka, bersatu,berdaulat, adil dan makmur,”ujarnya.
Selanjutnya misi kita bersama adalah menjadi bagian perjuangan dan terbentuknya pemerintahan dalam segenap bangsa dan seluruh tumpah darah, memajukan kesejahteraan umum mencerdaskan kehidupan bangsa untuk mencapai keadilan sosial bagi seluruh rakyat, perkenalkan saya menyampaikan indicator tercapainya keadilan sosial yang diamanahkan didalam konsitusi UUD Tahun 1945 yaitu terpenuhinya hak rakyat yaitu : Pertama sandap, pangan, Kedua pendidikan kebudayaan, Ketiga pekerjaan dan kesehatan dan jaminan sosial keempat perlindungan sosial, lingkungan hukum dan ham serta Kelima terpenuhinya hak rakyat atas infrastruktur dan lingkungan hidup yang baik.
“Kepemimpinan Gubernur dan Wagub beserta Ibu telah berhasil menorehkan berbagai prestasi yang membanggakan tentunya semua capaian dan apresiasi terus kita jaga dan harus kita tingkatkan demi tercapainya keadilan dan kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyat di Sultra untuk seluruh masyarakat di sultra segenap komponen masyarakat atas nama rekan-rekan forkopimda mengucapkan apresiasi selamat kepada bapak gubernur dan wagub semoga bapak senang dan sehat dilindungi oleh allah SWT,” jelasnya
Dikesempatan itu, dia juga menyampaikan, ada beberapa tugas yang telah diberikan oleh Bapak Presiden RI pada saat pembukaan Rakornas Kepala Daerah se-Indonesia pada januari 2023 terdapat 8 hal yang esensial.
Pertama kendalikan inflasi, pantau langsung harga di lapangan, hati-hati mengatur tarif PDAM, angkutan Umum dan lain-lain,
Kedua turunkan kemiskinan ekstrim sampai dengan target 0% pada tahun 2024 mendatang, Ketiga focus penurunan stunting, Keempat perhatikan investasi, jangan ada izin yang berbulan-bulan pastikan APBD di belanjakan untuk produk-produk buatan dalam negeri, Keenam kabupaten/kota harus mulai desain kota dengan baik sehingga memiliki apresiasi dan optimalisasi di daerah, Ketujuh menjaga stabilitas politik dan keamanan menuju pemilu 2024 yang aman dan kondusif, Delapan jamin kebebasan beragama.






