#HeadlineKesra

Kakanwil Kemenag Sultra: Pengelolaan Pasraman Sekolah Minggu yang Berkualitas, Lahirkan Generasi yang Moderat

×

Kakanwil Kemenag Sultra: Pengelolaan Pasraman Sekolah Minggu yang Berkualitas, Lahirkan Generasi yang Moderat

Sebarkan artikel ini

Kendari, portal.id – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Tenggara (Sultra) H Muhamad Saleh, didampingi Pembimas Hindu I Komang Sukeyasa, membuka secara resmi kegiatan Pembinaan Tata Kelola Pasraman Sekolah Minggu, yang berlangsung disalah satu hotel di Kota Kendari, Jumat (22/9/2023).

Kegiatan dengan tema “Melalui Pembinaan Tata Kelola Pasraman Sekolah Minggu, Kita Wujudkan Pasraman Unggul dan Moderat Menuju Generasi Emas 2045”, turut dihadiri Ketua PHDI Sultra I Nyoman Sudiana, Ketua Lembaga Agama Hindu, Pengelola Pasraman dan sejumlah peserta dari 13 kab/kota se Sultra.

Dalam sambutannya Kakanwil Muhammad Saleh mengatakan, jika kegiatan tersebut merupakan satuan dari program kualitas pengajaran dan pembelajaran pada Bimas Hindu, pada kegiatan peningkatan mutu dan relevansi pendidikan agama Hindu yang melibatkan pengelola dan pendidik di Pasraman sekolah minggu.

Dia menyebut, Pengelola Pasraman Sekolah Minggu memiliki peran dan tanggungjawab yang sangat besar untuk mencerdaskan anak didik di Pasraman, sesuai dengan ajaran agamanya.

“Melalui pengelolaan Pasraman Sekolah Minggu, diharapkan menjadikan karakter siswa pasraman yang cerdas, berakhlak dan moderat. Baik dan buruknya akhlak anak didik, ada ditangan para pengelola dan guru yang ada di Pasraman,” ungkapnya.

Ia menambahkan, semua lembaga pendidikan memiliki tujuan yang sama, yakni mencerdaskan kehidupan bangsa, seperti halnya di Pasraman Sekolah Minggu. Terlebih, Kemenag memiliki visi mewujudkan masyarakat yang saleh, moderat, cerdas dan unggul. Hal ini tidak bisa diwujudkan tanpa melibatkan pengelola lembaga pendidikan agama, salah satunya Pasraman.

“Oleh karena itu melalui kegiatan ini, diberi ruang dan kesempatan untuk bersama mendiskusikan bagaimana mewujudkan lembaga pendidikan yang profesional dan memiliki pemahaman ilmu pengetahuan dan teknologi yang tinggi. Hal ini tidak terlepas dari hadirnya lembaga pendidikan agama terutama Pasraman Sekolah Minggu,” ujarnya.

Dikesempatan ini juga, dia mengatakan sebagai bagian dari NKRI semua umat beragama disatukan dengan komitmen ideologi yang tinggi, yakni pancasila dan UUD 1945.

Berbeda agama, tapi satu sebagai sesama anak negeri dan anak bangsa. Kakanwil mengajak para pengelola Pasraman Sekolah Minggu untuk bergandengan tangan, menghindari sifat provokatif dan merawat bersama keharmonisan, melalui tokoh agama dan pengelola lembaga pendidikan agama.

“Saya berharap melalui kegiatan seperti ini mari kita perkokoh, perkuat komitmen kebangsaan, bahwa kita hidup di NKRI. Sehingga kita perlu menjaganya dengan kehidupan harmoni, diantara kemajemukan yang ada,”harapnya.

Ia mengajak pengelola dan guru Pasraman, untuk menjadi agen-agen penguatan Moderasi Beragama di Sultra.

“Tidak bertindak ekstrim dan saling menyalahkan satu sama lain. Toleran, saling menghargai diantara kita semua,” imbaunya.

Sebelumnya, Ketua PHDI Sultra I Nyoman Sudiana memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Dirinya mengakui jika pembinaan lembaga keagamaan di Sultra semakin baik.

“Untuk itu, saya mengajak kita semua yang hadir, agar memanfaatkan sebesar-besarnya kesempatan ini untuk membina umat, juga meningkatkan kompetensi pengelola pasraman,” tandasnya.

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id