#Headline

28 KPM Kukuluri Konawe Terima BLT-DD

×

28 KPM Kukuluri Konawe Terima BLT-DD

Sebarkan artikel ini

Konawe, portal.id – Pemerintah desa (pemdes) Kukuluri kecamatan Wawotobi, Kabupaten Konawe, kembali menyalurkan bantuan langsung tunai dana desa (BLT-DD) tahap 2 ditahun 2023. Penyaluran BLT salur 7,8 dan 9 itu, diberikan pemdes Kukuluri bagi 28 keluarga penerima manfaat (28) KPM diwilayah tersebut.

Penyaluran BLT selama untuk hitungan Juli-September tersebut, disalurkan di balai desa Kukuluri, Jumat (20/10).Kepala desa (Kades) Kukuluri, Baskian mengatakan, BLT yang disalurkan setiap bulan bagi KPM, nominalnya yakni Rp 300 ribu. Sehingga, untuk salur 7,8 dan 9, setiap KPM menerima BLT-DD sebesar Rp 900 ribu. “Saya harap, BLT yang diterima oleh 28 KPM ini dapat digunakan sebaik-baiknya. Jangan dibelanjakan untuk sesuatu yang tidak terlalu penting,” pinta Baskian.

Ia menyebut, warga desa Kukuluri berjumlah kurang lebih 800 jiwa. Namun yang mendapat BLT-DD, hanya 28 KPM saja.”Jadi, penerima ini termasuk orang-orang yang beruntung. Insyaallah ditahun 2024 ada BLT lagi. Tapi penerima di 2023, belum tentu menjadi penerima ditahun depan. Sebab, akan diperketat lagi kriteria penerima BLT ini,” ungkap Baskian.

Kades Kukuluri Baskian (empat dari kiri), Kasi P3MD kecamatan Wawotobi, Hj Samsiah Majenuddin (lima dari kanan), foto bersama saat giat penyaluran BLT-DD salur 7, 8 dan 9, Jumat (20/10).

Ditempat yang sama, Kepala Seksi (Kasi) P3MD kecamatan Wawotobi, Hj Samsiah Majenuddin mengapresiasi kegiatan penyaluran BLT-DD oleh pemdes Kukuluri. Katanya, hal itu menandakan pemdes setempat masih memperhatikan segi peningkatan taraf hidup warga Kukuluri. “Harapan saya, mudah-mudahan BLT ini tepat sasaran. Dan untuk penerimanya, harus dipakai untuk membelanjakan kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Hj Samsiah Majenuddin menambahkan, penerima program bantuan dari pemerintah, tidak boleh dobol. Sehingga, penerima BLT-DD, otomatis tidak boleh menjadi penerima bantuan lain semisal program keluarga harapan (PKH).

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id