Kendari, portal.id – Sebagai bentuk kepedulian terhadap korban konflik kemanusiaan di Palestina, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengajak umat Islam untuk menggelar sholat ghaib bagi rakyat Palestina yang menjadi korban agresi Israel.
Menag juga mengajak seluruh pihak terus memanjatkan doa agar Palestina segera mendapat keadilan serta kemerdekaan.
Mengikuti arahan Menag, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Sulawesi Tenggara (Sultra) H. Muhamad Saleh mengimbau seluruh jajaran Kanwil Kemenag Sultra untuk melaksanakan salat Ghaib sekaligus mendoakan saudara-saudara di Palestina.
Imbauan pelaksanaan salat Ghaib tersebut disampaikan Muh. Saleh, agar dilaksanakan di Masjid Amal Bhakti Kanwil Kemenag Sultra dan juga dilaksanakan secara serentak di Kantor Kemenag 17 Kabupaten/Kota, Madrasah dan KUA se Provinsi Sultra, Senin (6/11/2023), setelah pelaksanaan solat ashar secara berjamaah.
“Solat ghaib digelar untuk mendoakan korban meninggal dunia di Palestina dan dilaksanakan setelah sholat ashar,” ungkap Saleh.
Saleh menambahkan, Salat ghaib dan bagi syuhada korban konflik Palestina, merupakan bentuk kepedulian, empati sekaligus solidaritas, dan dukungan dari umat Muslim secara luas.
Saleh berharap, seluruh jajarannya hingga semua satuan kerja yang ada di kab/kota, untuk bisa melaksanakan sholat ghaib.
Diketahui, selain korban jiwa, warga Palestina di jalur Gaza juga mengalami kerugian materi yaitu pemutusan pasokan air, bahan bakar, listrik, dan makanan.






