Kendari, portal.id – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Tenggara (Sultra), H. Muhamad Saleh menghadiri l acara Wisuda II Sekolah Tinggi Agama Hindu Bhatara Guru Kendari. Kamis 22/2/2025.
Turut hadir Pembimas Hindu Kanwil Kemenag Sultra, Ketua PHDI Sultra, Ketua Lembaga Hindu se Sultra, Ketua STAH, Ketua Senat beserta civitas akademika STAH Bhatara Guru Kendari.
Mengawali sambutannya Kakanwil Kemenag Sultra Muhamad Saleh mengucapkan selamat melaksanakan Wisuda kepada seluruh civitas akademika Sekolah Tinggi Agama Hindu (STAH) Bhatara Guru Kendari. Wisuda ini merupakan momen untuk melakukan refleksi atas perjalanan STAH Bhatara Guru Kendari, mengevaluasi apa yang sudah dilakukan setahun lalu untuk kemudian menjadi masukan dalam menyiapkan sesuatu yang harus dilakukan ke depannya.
Dikatakannya, sebagai perguruan yang membawa nama besar raja Buton (Bhatara Guru) Tridharma yang dilaksanakan Perguruan Tinggi harus berstandar nasional sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Nasional.
Di bidang Pendidikan di perguruan tinggi harus diselenggarakan dengan prinsip pencarian kebenaran ilmiah oleh civitas akademika, demokratis dan berkeadilan serta tidak diskriminatif dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia, nilai agama, nilai budaya, kemajemukan, persatuan, dan kesatuan bangsa.
“Dari sisi Penelitian di Perguruan Tinggi diarahkan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan daya saing bangsa,” ujarnya.
Selanjutnya Pengabdian Masyarakat dilakukan dalam berbagai bentuk kegiatan sesuai dengan budaya akademik, keahlian, dan/ atau otonomi keilmuwan civitas akademika serta kondisi sosial budaya masyarakat. Hasil pengabdian kepada masyarakat digunakan sebagai proses pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, pengayaan sumber belajar dan/atau untuk pembelajaran dan pematangan sivitas akademika.
“Penting untuk saya sampaikan pada kesempatan ini bahwa wisuda memang merupakan akhir dari satu tahapan formal untuk belajar, tetapi bukan akhir dari kegiatan belajar. Satu-satunya cara bagi seorang sarjana untuk dapat menjaga dan membangun reputasi kesarjanaannya, adalah dengan terus belajar, ” pesannya.
Dikatakannya wisuda ini adalah momentum yang sangat penting, sebagai landasan bagi para alumni STAH Bhatara Guru Kendari untuk bisa terbang tinggi, menembus angkasa yang luas tak terbatas, mencapai cita-cita mulia.
“Karena itu teruslah belajar dan kembangkan potensi diri, agar menjadi sarjana yang unggul, berdaya saing tinggi, dan bermanfaat bagi umat, “pesannya.
Ia menambahkan meski keberhasilan para wisudawan wisudawati STAH Bhatara Guru Kendari mendapatkan pekerjaan yang layak dalam waktu dekat tidak secara langsung menunjang capaian Indikator Kinerja Sasaran Strategis Kementerian Agama RI. Namun diharapkan lulusan STAH bisa lebih mampu bersaing dengan lulusan perguruan tinggi keagamaan lainnya.






