#Advetorial#HeadlineFokus RedaksiKesraMetro KendariPolitik & Pemerintahan

Pengukuhan Pengurus DWP Kota Kendari Masa Bhakti 2024–2029, Sekda Amir Hasan Kolaborasi Strategis Perempuan dan Pemerintah

×

Pengukuhan Pengurus DWP Kota Kendari Masa Bhakti 2024–2029, Sekda Amir Hasan Kolaborasi Strategis Perempuan dan Pemerintah

Sebarkan artikel ini

Kendari, portal.id – Pengukuhan Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Kendari masa bakti 2024–2029 berlangsung di Ruang Samaturu, Balai Kota Kendari, Jumat (18/07/2025).

Acara ini turut dihadiri oleh Ketua DWP Provinsi Sulawesi Tenggara, Ketua TP PKK Kota Kendari, serta Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, yang sekaligus memberikan sambutan mewakili Pemerintah Kota Kendari.

Dalam sambutannya, Sekda Amir Hasan menekankan pentingnya peran strategis perempuan, khususnya para istri ASN, dalam mendukung pembangunan daerah.

Ia menyampaikan bahwa keberhasilan seorang pemimpin, sering kali tidak terlepas dari doa dan dukungan istri.
“Doa seorang ibu dan istri adalah dua kekuatan utama yang bisa mengangkat kesuksesan,” ungkapnya.

Ia juga berharap pengurus yang baru dapat menjadi mitra aktif pemerintah dalam memperkuat pemberdayaan perempuan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Amir Hasan mengapresiasi peran DWP sebagai wadah pembinaan dan pengembangan potensi perempuan ASN yang tidak hanya mendampingi, tetapi juga menginspirasi.

Ia berharap DWP Kota Kendari mampu mewujudkan program-program nyata, seperti peningkatan literasi, pemberdayaan ekonomi perempuan, dan digitalisasi organisasi demi mendukung visi pembangunan berkelanjutan di Kota Kendari.

Sementara itu, Ketua DWP Provinsi Sulawesi Tenggara, Wa Ode Munanah Asrun Lio, dalam arahannya menyampaikan pesan penting kepada pengurus baru untuk memaknai keanggotaan DWP bukan sekadar formalitas, melainkan sebagai bentuk pengabdian dan tanggung jawab moral dalam mendukung tugas dan karier suami serta membina generasi penerus.

Ia menekankan bahwa, keberadaan DWP harus dirasakan langsung oleh masyarakat melalui program-program konkret dan berkelanjutan. Salah satu program unggulan yang disoroti adalah Taman Bacaan Ibu dan Anak, yang dirancang untuk meningkatkan literasi keluarga di daerah-daerah terpencil.

“Kami ingin buku yang mencari pembaca, bukan pembaca yang mencari buku. Buku-buku akan kami antarkan langsung ke rumah-rumah,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti meningkatnya angka perceraian akibat dampak negatif dari digitalisasi seperti judi dan pinjaman online. Dia juga mengajak anggota DWP untuk menjadi agen pencegahan di lingkungannya masing-masing.

Wa Ode Munanah mengingatkan bahwa istri ASN juga memegang peran sebagai komunikator strategis dalam rumah tangga, bahkan menjadi ‘sekretaris pribadi’ suami untuk menjalin komunikasi dengan berbagai pihak.

Dengan pengalaman dan jaringan yang dimiliki, ia meyakini pengurus DWP Kota Kendari yang baru mampu menjalankan program kerja yang telah dirancang sesuai dengan kebutuhan lokal dan terintegrasi secara nasional.

Pengukuhan ini bukan hanya simbolisasi formal pergantian kepengurusan, tetapi momentum untuk mempertegas komitmen DWP sebagai organisasi yang adaptif, tangguh, dan solutif menghadapi tantangan zaman. Dengan sinergi yang kuat antara DWP dan Pemerintah Kota Kendari, diharapkan terbangun keluarga ASN yang harmonis, perempuan yang berdaya, dan masyarakat yang sejahtera menuju generasi emas 2045.

Sebelumnya, Musda ke-V DWP Kota Kendari dibuka langsung Wali Kota Kendari Siska Karina Imran dalam sambutanya memberikan apresiasi tinggi terhadap Dharma Wanita Persatuan atas komitmen dan kontribusinya dalam mendukung pembangunan di berbagai sektor, termasuk sosial, ekonomi, dan pendidikan. Ia menekankan bahwa organisasi yang menaungi istri-istri ASN ini memiliki posisi strategis dalam memperkuat ketahanan keluarga dan pemberdayaan perempuan.

“Saya berharap Dharma Wanita aktif mendukung program pemerintah, bukan hanya PKK saja yang terlihat,” ujarnya.

Wali Kota juga menyinggung soal minimnya anggaran yang tersedia untuk kegiatan DWP. Namun demikian, ia memberikan kabar baik dengan komitmennya menghibahkan dana sebesar Rp500 juta bagi Dharma Wanita sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah kota.
Ia bahkan secara pribadi menyumbang Rp5 juta sebagai bentuk apresiasi terhadap keberanian para anggota DWP yang tampil di depan umum, sembari memotivasi mereka agar tidak lagi takut untuk berbicara dan tampil di ruang publik.

Wali Kota Siska menekankan pentingnya keberanian dan kemandirian perempuan dalam berkontribusi, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Ia juga menyinggung bahwa perempuan memiliki kemampuan multitasking yang luar biasa dan patut diberdayakan secara maksimal.

“Perempuan itu bisa semuanya: memasak, bekerja, bahkan memimpin. Yang penting punya keberanian,” tegasnya. (Adv)

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id