#HeadlineFokus RedaksiKesraSulawesi Tenggara

Sambut HUT RI ke 80, Kanwil Kemenag Sultra Gelar Istighosah dan Doa Lintas Agama

×

Sambut HUT RI ke 80, Kanwil Kemenag Sultra Gelar Istighosah dan Doa Lintas Agama

Sebarkan artikel ini
Kendari, portal.id – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara  menyelenggarakan Istighosah dan Do’a Lintas Agama dalam rangka menyambut HUT RI ke 80, di Pelataran Kanwil Kemenag Prov. Sultra. Kamis, (7/8/2025).

Hadir Kakanwil Kemenag Prov. Sultra, H. Muhamad Saleh, Gubernur Sultra diwakili Plh. Biro Kesra Setda Prov. Sultra, Forkopimda Sultra, Rektor IAIN Kendari, Ketua Umum MUI Sultra, Tokoh Lintas Agama, Pejabat Administrator, Ketua DWP dan Jajaran ASN Kanwil Kemenag Sultra, Kepala Kantor Kemenag Kab/Kota se Sultra, ASN Kemenag Kota Kendari, serta Ormas Keagamaan dan santri Ponpes secara daring dan luring.

Muhamad Saleh dalam sambutannya mengatakan, kegiatan tersebut merupakan momentum yang sangat penting dan bermakna. Di tengah keberagaman suku, budaya dan agama yang dimiliki, semangat kebersamaan dan persatuan bangsa tetap harus dijaga.

“Doa lintas agama menjadi simbol kuat bahwa bangsa ini dibangun di atas fondasi toleransi, saling menghargai dan gotong royong,” tegasnya.

Sebagai insan beragama, kata Saleh, doa adalah kekuatan spiritual yang luar biasa. Melalui doa dari setiap umat beragama, kita memohon kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar bangsa Indonesia senantiasa diberi perlindungan, kedamaian dan kemajuan.

“Khususnya, dalam menyongsong usia 80 tahun kemerdekaan RI, semoga Indonesia menjadi negara yang semakin adil, makmur dan sejahtera,” ujarnya.

Saleh menyebut, Kementerian Agama, melalui Asta Program Prioritas 2025–2029, terus berkomitmen dalam mewujudkan Indonesia Harmoni. Di antaranya melalui penguatan moderasi beragama, peningkatan kualitas pelayanan keagamaan, serta penguatan kerukunan umat.

Menurut Saleh, Istighosah dan Do’a Lintas Agama dalam rangka menyambut HUT RI ke 80, sejalan dengan program Kurikulum Berbasis Cinta yang digagas oleh Menteri Agama RI, H. Nasaruddin Umar, yang menekankan pada Panca Cinta. Diantaranya Cinta Kepada Sang Pencipta. Cinta Kepada Diri Sendiri dan Sesama. Cinta Lingkungan. Cinta Kepada Ilmu Pengetahuan dan yang terakhir Cinta Kepada Bangsa dan Negara.

Karena itu, tambah Saleh, kegiatan seperti ini bukan hanya seremonial, melainkan bagian dari ikhtiar nyata merawat harmoni dan memperkuat ikatan kebangsaan.

“Mari kita jadikan doa bersama ini sebagai energi kebangsaan. Kita tebarkan nilai-nilai toleransi dan cinta Tanah Air dalam kehidupan sehari-hari, sebagai bentuk syukur atas kemerdekaan yang telah diraih oleh para pahlawan dengan pengorbanan yang tidak ternilai,” imbuhnya.

Diakhir kesempatan, Saleh mengajak seluruh yang hadir untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

“Merdeka bukanlah akhir perjuangan, tetapi awal dari tanggung jawab untuk mengisi kemerdekaan dengan karya, cinta dan pengabdian bagi negeri,” pungkasnya.

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id