Kendari, portal.id – Sebuah kebanggaan bagi Kota Kendari saat Sekolah, Bina Keluarga Lansia (BKL) Manahaim menggelar wisuda tahun 2025 di Aula Diklat Kemendukbangga/BKKBN.
Acara yang berlangsung dengan khidmat ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, melalui, Staf Ahli Gubernur bidang pemerintahan hukum dan politik Asisten I Setda Sultra, H. La Ode Fasikin.,S.Pi., M.Si., Walikota Kendari, yang juga di wakili oleh Asisten II Sekretariat Daerah Kota Kendari, Dr. Ir. Nismawati, M.Si, Ketua Umum Juang Kencana, Sudibyo AliMoesa (melalui Zoom Meeting) dan Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara, Drs. Asmar, M.Si.
Dalam sambutannya, La Ode Fasikin mengapresiasi program Sekolah Lansia Tangguh yang dianggap mampu memberikan perubahan positif bagi para lansia.
“Saya di sini menyambut baik Sekolah Lansia Tangguh ini karena merupakan salah satu program yang sangat penting bagi peningkatan kualitas hidup para lansia. Selain itu, program ini juga sangat baik karena tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kesehatan fisik tetapi juga mental, spiritual, sosial, dan intelektual,” ungkapnya.
Program Sekolah Lansia Tangguh yang mengadopsi konsep 7 dimensi ketangguhan ini mencakup kesehatan fisik, mental, spiritual, sosial, intelektual, emosional, dan lingkungan. Konsep ini diharapkan mampu membantu para lansia untuk tetap sehat, aktif, mandiri, produktif, dan bermartabat. Dengan itu La Ode Fasikin juga berharap para wisudawan dapat menerapkan ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh selama pendidikan.
“Jadilah teladan bagi keluarga, lingkungan, dan masyarakat. Ajaklah sesama lansia untuk turut serta dalam program-program yang mendukung peningkatan kualitas hidup,” tambahnya.
Ketua Umum Juang Kencana, Sudibyo Alimoeso dalam sambutannya. juga mendukung program tersebut karena sejalan dengan konsep sehat fisik, mental, dan sosial. Menurutnya, ketiga aspek tersebut penting agar lansia dapat berpartisipasi aktif di keluarga, lingkungan, dan masyarakat.
“Lansia yang sehat dan aman akan lebih mudah terlibat dalam kegiatan produktif. Rasa aman dapat didukung fasilitas seperti kartu lansia untuk mempermudah akses terhadap berbagai layanan publik,” kata Sudibyo.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara, Drs. Asmar, M.Si, mengatakan, seperti kegiatan wisuda pada umumnya, lulusan Standar Satu (S1) Sekolah Lansia Manahaim juga mendapatkan ijazah dengan predikat karakter selama sekolah.
Lebih lanjut, Asmar mengungkapkan, dengan Sekolah Lansia ini diharapkan akan menciptakan lansia yang SMART (Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif dan Bermartabat).
“Semakin banyak lansia, kita ciptakan lansia yang berdaya, bisa memberikan manfaat. Pemerintah akan terus memberikan ruang, memfasilitasi, agar hidup lansia bisa lebih baik,” kata Asmar.
Dengan diwisudanya sebanyak 38 orang lansia ini, menjadi bukti komitmen Pemerintah Kota Kendari dalam mendukung program-program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan lansia. Semangat dan antusiasme para wisudawan menunjukkan bahwa usia tidak menjadi halangan untuk terus belajar dan berkontribusi bagi masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Kependudukan dan KB Kota Kendari, Ketua Juang Kencana Sultra dan jajaran, Camat, lurah, mitra kerja dan Jajaran Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara.
Penulis : Mujahidin (Humas BKKBN Sultra)






