#HeadlineFokus RedaksiKesehatan & Gaya HidupMetro KendariPolitik & Pemerintahan

Kota Kendari Raih Sertifikat Bebas Frambusia 2025 dari Kemenkes RI

×

Kota Kendari Raih Sertifikat Bebas Frambusia 2025 dari Kemenkes RI

Sebarkan artikel ini

Kendari, portal.id – Kota Kendari secara resmi menerima Sertifikat Bebas Frambusia dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Penyerahan sertifikat ini dilangsungkan secara daring dan turut dihadiri langsung oleh Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, dari Ruang Command Center Balai Kota Kendari. Rabu (20/8/2025).

Turut menerima sertifikat dalam kesempatan yang sama adalah Kabupaten Buton dan Kabupaten Kolaka. Keberhasilan tiga daerah di Sulawesi Tenggara ini menjadi cerminan dari kerja sama lintas sektor, kerja keras tenaga kesehatan, dan kesadaran masyarakat.

Wali Kota Kendari Siska Karina Imran menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam mewujudkan Kota Kendari bebas Frambusia.

“Ini adalah hasil dari kerja kolektif seluruh lapisan masyarakat, tenaga kesehatan, serta dukungan penuh dari pemerintah pusat dan daerah. Sertifikat ini bukan hanya sebuah pencapaian, tetapi juga tanggung jawab untuk terus menjaga kondisi ini,” ujarnya.

Dikutip dari alodokter.com, Frambusia adalah infeksi kulit yang menyebabkan ruam dan luka. Penyakit ini sering terjadi di wilayah tropis dengan sanitasi buruk, seperti Afrika dan Asia Tenggara. Frambusia dapat menular melalui kontak langsung dengan penderita kondisi ini.

Frambusia, yang juga dikenal sebagai frambesia tropica atau patek, dapat menular lewat kontak langsung dengan ruam pada kulit penderita kondisi ini. Pada awalnya, frambusia hanya akan berkembang di kulit. Namun, penyakit ini juga bisa menyebar ke tulang dan sendi jika tidak ditangani.

Frambusia atau yaws terjadi akibat infeksi bakteri Treponema pallidum pertenue. Bakteri tersebut dapat masuk ke dalam tubuh melalui luka terbuka atau goresan di kulit. Cara penularannya adalah melalui kontak langsung dengan ruam kulit pada penderita frambusia.

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id