#Advetorial#HeadlineFokus RedaksiMetro KendariPolitik & Pemerintahan

Camat Poasia Ajak Masyarakat Dukung Program Kendari Berkebun dengan Menanam Tanaman Hortikultura

×

Camat Poasia Ajak Masyarakat Dukung Program Kendari Berkebun dengan Menanam Tanaman Hortikultura

Sebarkan artikel ini
Camat Poasia Rovina Mandalay Putra

Kendari, portal.id – Untuk memperkuat ketahanan pangan. Pemerintah Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) mengajak masyarakat untuk mendukung dan menyukseskan program Kendari Berkebun dengan cara memanfaatkan lahan kosong atau pekarangan untuk menanam tanaman hortikultura di daerah itu.

Pemanfaatan lahan kosong lewat Kendari Berkebun ini merupakan program dari pemerintah kota di bawah kepemimpinan Siska Karina Imran sebagai Wali Kota Kendari sebagai salah satu upaya mendukung ketahanan pangan keluarga dan mengendalikan inflasi di Ibukota Sulawesi Tenggara.

Camat Poasia Rovina Mandalay Putra mengatakan, untuk di Kecamatan Poasia terdapat lima kelurahan yang memanfaatkan lahan kosong dengan menanam tanaman jangka pendek seperti cabai, tomat, jagung dan berbagai jenis sayur-sayuran.

“Pemanfaatan lahan kosong di lima kelurahan itu berupaya ada di lingkungan kantor. Bahkan kita sudah sampaikan kepada di lurah untuk menginformasikan kepada seluruh RT/RW agar memanfaatkan lahan tidur di sekitar rumah warga sehingga Program Kendari Berkebun yang diinisiasi Wali Kota Kendari lewat Dinas Pertanian Kota Kendari berjalan lancar dan sukses,” katanya saat ditemui kantornya, Kamis (4/9/2025).

Ia berharap para lurah di Kecamatan Poasia diimbau agar menghidupkan lahan tidur di sekitar kantor kelurahan dan di masyarakat untuk dimanfaatkan budidaya berbagai tanaman lokal atau tanaman seperti cabai, tomat, jagung dan sayur-sayuran.

Diharapkan setiap kelurahan itu memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa pentingnya memanfaatkan lahan kosong atau pekarangan rumah, sehingga masyarakat bisa berdaya dan meningkatkan ekonomi.

“Kita berharap dengan kondisi lahan tidur di daerah kita saat ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berkebun dengan menanam berbagai jenis tanaman hortikultura,” jelasnya.

Ia menambahkan, selain dapat menghasilkan makanan segar, manfaatnya memanfaatkan berkebun di lahan kosong juga membantu lingkungan, meningkatkan keamanan pangan, dan membangun ekonomi lokal.

“Semakin banyak masyarakat yang gemar berkebun memanfaatkan lahan kosong, kita dapat menciptakan masyarakat yang lebih berkelanjutan dan mandiri,” tutupnya.

Sebelumnya, Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, dalam peluncuran program “Kendari Berkebun”, menyatakan bahwa gerakan ini bertujuan menghidupkan kembali tradisi berkebun di tengah masyarakat kota, sekaligus mengatasi ketergantungan pada bahan pangan dari luar daerah.

“Jika setiap rumah di Kendari mampu menghasilkan pangan sendiri, minimal sayuran dapur, maka ketahanan pangan rumah tangga kita akan jauh lebih kuat. Inflasi bisa ditekan, pengeluaran bisa dikurangi,”paparnya.

Untuk itu, dia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menanam aneka tanaman pangan di lahan pekarangan rumah masing-masing.

“Seluruh masyarakat Kota Kendari harus saling bersinergi dalam mempersiapkan kebutuhan pangan masing-masing keluarga. Salah satu caranya adalah dengan memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam-sayur-sayuran,”ajaknya.

Ia menambhakan, pemenuhan kebutuhan pangan sehari-hari ini, bisa dilakukan melalui penanaman aneka tanaman pangan di lahan pekarangan rumah masing-masing.

“Sekecil apapun lahan pekarangan yang dimiliki tetap bisa untuk dilakukan penanaman tanaman. Baik yang dilakukan secara vertikultur (bertingkat) maupun  dengan menggunakan poly bag,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kota Kendari Makmur mengatakan mengatakan launching Kendari Berkebun hari ini merupakan inisiasi oleh Wali Kota Kendari dan Wakil Wali Kota Kendari dalam rangka meningkatkan ketahan keluarga menuju Kendari Semakin Maju.

“Dengan kita menanam sayur hari ini untuk memotivasi masyarakat Kota Kendari untuk bisa memanfaatkan pekarangan dengan menanam tanaman-tanaman dalam waktu yang singkat untuk di panen sehingga ketahanan pangan keluarga bisa kuat, apalagi harga cabai makin mahal, jadi kalau kita sudah menanam, insyaallah akan ada sumber pangan untuk keluarga,”ujarnya.

Untuk itu, dia meminta kepada masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam berbagai sayur mayur dan pangan setidaknya dapat memenuhi kebutuhan keluarga akan gizi. Bahkan bila usaha itu dikerjakan dengan serius maka akan dapat menambah pemasukan ekonomi keluarga.

“Selama ini masyarakat selalu membeli sayur untuk konsumsi dalam pemenuhan gizi keluarganya, namun dengan memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam sayur sehingga dapat mengurangi biaya yang harus dikeluarkan dalam memenuhi kebutuhan rumahtangga,”ujarnya.

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id