#Advetorial#HeadlineFokus RedaksiMetro Kendari

Cegah Inflasi, Wali Kota Kendari Siska Ingatkan Lurah/camat Maksimalkan Gerakan Kendari Berkebun 

×

Cegah Inflasi, Wali Kota Kendari Siska Ingatkan Lurah/camat Maksimalkan Gerakan Kendari Berkebun 

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Kenari, saat meluncurkan program Kendari Berkebun beberapa waktu lalu

Kendari, portal.id – Wali Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Siska Karina Imran, mengingatkan kepada jajarannya khususnya para lurah dan camat untuk memaksimalkan gerakan pemanfaatan pekarangan melalui Gerakan Kendari Berkebun.

“Tentunya kita harapkan para lurah dan camat untuk membantu menyukseskan program ini di wilayah masing-masing. Karena itu saya telah perintahkan lurah untuk bertanggungjawab di wilayah masing-masing,” kata Siska, di Kendari, Selasa (26/8/2).

Ia mengatakan, salah satu bentuk dukungan dari jajaran pemerintah tingkat bawah tersebut adalah mendata lahan-lahan kosong atau lahan tidur di wilayahnya agar bisa di tanami berbagai komoditi seperti jagung, tomat, cabai, terong dan bawang.

“Gerakan Kendari Berkebun dengan beberapa komoditas tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam mengendalikan inflasi. Karena penyebab tingginya inflasi diakibatkan beberapa komoditas seperti cabai, tomat dan bawang. Kalau itu bisa ditanam oleh warga maka akan mengurangi ketergantungan dari selalu membeli di pasar,” katanya.

Ketua TP PKK Kota Kendari Shintya Putri Anawula Sudirman saat melakukan panen sayuran di Kebun PKK Kelurahan Punggaloba

Ia menambahkan, pemenuhan kebutuhan pangan sehari-hari ini, bisa dilakukan melalui penanaman aneka tanaman pangan di lahan pekarangan rumah masing-masing.

“Sekecil apapun lahan pekarangan yang dimiliki tetap bisa untuk dilakukan penanaman tanaman. Baik yang dilakukan secara vertikultur (bertingkat) maupun  dengan menggunakan polybag,” terangnya.

Ia menjelaskan bahwa saat ini, pihaknya telah menetapkan tiga lokasi khusus pemanfaatan pekarangan yang terletak di tiga kecamatan di Kota Kendari dengan memberikan bantuan senilai Rp20 juta per kelurahan untuk pengembangan pemanfaatan pekarangan.

“Tiga lokus (lokasi khusus) pemanfaatan pekarangan, yaitu di kelurahan Punggaloba kecamatan Kendari Barat, kelurahan Kambu Kecamatan Kambu, dan kelurahan Pondambea Kecamatan Kadia,” ujarnya.

Dijelaskannya, dengan pekarangan yang dikelola dengan baik, akan memberikan manfaat kepada masyarakat itu sendiri. Pertama, dapat memenuhi pangan dan gizi keluarga. Kedua, dapat menjaga kesehatan, karena dengan beraktivitas setiap pagi hari secara tidak langsung masyarakat sudah berjemur dan mendapatkan sinar matahari untuk merubah pro vitamin D menjadi vitamin D. Selain itu, pangan yang dihasilkan tidak tercemar oleh residu pestisida.

“Ketiga, mengurangi pengeluaran rumah tangga. Keempat, memperindah lingkungan. Kelima, sebagai media pendidikan anggota keluarga,” lanjutnya.

Ia juga mengungkapkan, sebagian besar masyarakat hanya mengandalkan sumber pangan yang berasal dari luar pekarangan yaitu pasar, warung, supermarket, dan hanya sebagian kecil masyarakat yang sudah memberdayakan pekarangannya.

Kepala Dinas Pertanian Kota Kendari, Makmur, mengatakan bahwa Pemerintah Kota Kendari sangat keseriusan untuk memanfaatkan lahan tidur yang ada di daerah itu menjadi kawasan pertanian yang produktif.

Kendari Berkebun hari ini merupakan inisiasi Wali Kota Kendari dan Wakil Wali Kota Kendari dalam rangka meningkatkan ketahan keluarga menuju Kendari Semakin Maju.

“Wali kota telah melaunching Kendari Berkebun dalam pemanfaatan lahan pekarangan untuk meningkatkan ketahanan pangan keluarga menuju Kendari semakin maju. Komoditas yang kita anjurkan seperti sayur-sayuran seperti selada, sawi, kacang panjang, bayam, tomat, cabai, kopi gandum, dan daun bawang serta beberapa jenis sayuran lainnya. Program ini untuk membangkitkan kita dalam ketahanan pangan di Kota Kendari,” kata Makmur.

Untuk itu, dia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menanam aneka tanaman pangan di lahan pekarangan rumah masing-masing.

Kapala Dinas Pertanian Kota Kendari Makmur

“Seluruh masyarakat Kota Kendari harus saling bersinergi dalam mempersiapkan kebutuhan pangan masing-masing keluarga. Salah satu caranya adalah dengan memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam-sayur-sayuran,” ajaknya.

Untuk itu, dia meminta kepada masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam berbagai sayur mayur dan pangan setidaknya dapat memenuhi kebutuhan keluarga akan gizi. Bahkan bila usaha itu dikerjakan dengan serius maka akan dapat menambah pemasukan ekonomi keluarga.

“Selama ini masyarakat selalu membeli sayur untuk konsumsi dalam pemenuhan gizi keluarganya, namun dengan memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam sayur sehingga dapat mengurangi biaya yang harus dikeluarkan dalam memenuhi kebutuhan rumahtangga,”pungkasnya.

 

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id