Kendari, portal.id – Wakil Wali Kota Kendari membuka secara resmi Sosialisasi Penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) Pelayanan Kepemudaan Kota Kendari tahun 2025. Acara dilaksanakan di salah satu hotel di Kota Kendari, Kamis (11/9/2025).
Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini sejalan dengan strategi dan arahan kebijakan Wali Kota Kendari dalam mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berkarakter.
“Melalui sosialisasi ini, saya berharap seluruh pemangku kepentingan dapat memahami arah kebijakan pelayanan kepemudaan dan berkontribusi aktif dalam proses penyusunan RAD, sehingga dokumen yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kebutuhan, potensi dan tantangan kepemudaan di Kota Kendari,” ujarnya.

Selanjutnya, Wakil Wali Kota Kendari mengatakan, pemuda adalah aset sekaligus agen perubahan dalam pembangunan bangsa.
“Oleh karena itu, peran aktif pemerintah dalam mendukung pemberdayaan dan pengembangan potensi pemuda menjadi suatu keharusan. Ditangan pemudalah masa depan daerah kita ini akan ditentukan,” tambahnya.
Sementara itu, Deputi Bidang Pelayanan Kepemudaan Kemenpora RI, Yohan menyatakan bahwa penyusunan RAD ini merupakan langkah konkret dalam menerjemahkan kebijakan nasional ke dalam aksi daerah yang lebih spesifik dan aplikatif.
“RAD Kepemudaan bukan hanya dokumen formal, tapi harus menjadi peta jalan yang mampu mengakselerasi pemberdayaan pemuda di daerah. Dengan RAD yang kuat, kita bisa pastikan tidak ada potensi pemuda yang terabaikan,” ungkapnya.

Rencana Aksi Daerah (RAD) Pelayanan Kepemudaan adalah dokumen panduan strategis bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pemuda melalui program dan kegiatan yang terintegrasi dan berfokus pada kebutuhan pemuda. RAD memuat sasaran, strategi, dan kegiatan prioritas yang diselaraskan dengan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) dan menjadi landasan koordinasi lintas sektor antara pemerintah, organisasi kepemudaan, dan masyarakat sipil.
RAD berfungsi sebagai panduan bagi pemerintah daerah untuk merancang kebijakan yang responsif dan efektif dalam pemberdayaan pemuda. Tujuannya adalah menciptakan sumber daya pemuda yang maju, berkualitas, berdaya saing, dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan. Memfasilitasi koordinasi, sinkronisasi, dan harmonisasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pemangku kepentingan lainnya untuk penyelenggaraan pelayanan kepemudaan yang terpadu.

Membantu mengembangkan potensi pemuda di bidang pendidikan, kesehatan, kewirausahaan, dan partisipasi sosial, serta menghindarkan mereka dari bahaya destruktif.
Isi Utama RAD Pelayanan Kepemudaan yakni target yang ingin dicapai, seperti pemuda yang terorganisir secara bebas, memiliki jiwa kewirausahaan, dan berwawasan global.
Untuk diketahui, kegiatan ini diikuti oleh berbagai perwakilan organisasi kepemudaan, OPD terkait, akademisi, hingga tokoh masyarakat. Seluruh peserta terlibat dalam diskusi interaktif guna menyusun rekomendasi yang akan menjadi landasan dalam penyusunan RAD.(adv)






