Kendari, portal.id – Dinas Pertanian Kota Kendari secara resmi menerima kedatangan mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Fakultas Pertanian dan Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari Tahun 2025, berlangsung di Aula Kantor Distan Kendari, Senin (15/9/2025).
Para peserta KKN yang berjumlah 45 orang tersebut diterima oleh Kepala Dinas Pertanian Kendari Makmur yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Pertanian Kota Kendari Asriati Lio. SP didampingi oleh para Kabid dan Dosen Pembimbing.
Kegiatan ini menjadi bagian dari kolaborasi antara dunia pendidikan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan berbasis masyarakat.

Kepala Dinas Pertanian Kota Kendari dalam hal ini diwakili oleh Sekdis Pertanian Kendari Asriati Lio yang memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan KKN tersebut.
“Atas nama pimpinan, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh mahasiswa peserta KKN yang hadir dan turut serta dalam kegiatan ini. Ini adalah bentuk sinergitas yang positif antara dunia pendidikan tinggi dan pemerintah dalam upaya pembangunan yang berbasis pada kebutuhan dan potensi masyarakat,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa KKN bukanlah sekadar program akademik rutin, melainkan merupakan proses pembelajaran yang sangat penting untuk membentuk karakter dan pengalaman mahasiswa.

“Melalui KKN ini, mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan diri, berinovasi, dan berkontribusi langsung kepada masyarakat. Kami juga berharap bisa berkolaborasi dengan baik bersama penyuluh pertanian, perangkat wilayah maupun kelompok tani yang ada di wilayah KKN masing-masing,”imbuhnya.
Program KKN Tematik Fakultas Pertanian dan Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari Tahun 2025 akan dilaksanakan selama 30 hari, dan ditempatkan di tiga Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kota Kendari, yaitu BPP Kelurahan Kambu, Poasia dan Baruga.
Secara terpisah, Kadis Pertanian Kota Kendari, Makmur, mengapresiasi terhadap pihak UHO yang menempatkan mahasiswanya untuk melakukan KKN tematik di instansi yang dipimpinnya tersebut.
Melalui kegiatan itu, pihaknya akan membantu para mahasiswa tersebut dalam menyelesaikan atau melaksanakan giat yang telah diprogramkan dalam KKN tematik tersebut.
Ia juga mengaku akan memperkenalkan dan mengajak para mahasiswa tersebut ikut membantu program Dinas Pertanian dalam memberikan edukasi kepada masyarakat dalam menyu8kseskan program ketahanan pangan salah satunya adalah Program Kendari Berkebun.
Program Kendari Berkebun adalah memanfaatkan pekarangan yang ada dengan menanam berbagai macam tanaman dalam mendukung ketahanan pangan di daerah itu.
Ia mengimbau bagi warga yang memiliki lahan pekarangan yang luas yang selama ini belum termanfaatkan.
“Lahan pekarangan ini sangat besar manfaatkan jika warga bisa kreatif untuk menanaminya berbagai tanaman jangka pendek misalnya tanaman bahan pangan lokal,” katanya.
Ia mengatakan, khusus di Kota Kendari, masih banyak warga yang memiliki lahan pekarangan yang cukup luas, khususnya di beberapa kelurahan yang berada di perbatasan dengan kabupaten lain.
“Kami sudah lakukan pantauan semua kelurahan yang memiliki potensi untuk pengembangan lahan pekarangan khususnya untuk tanaman pangan lokal,” ujarnya.
Menurutnya, dalam setiap kunjungan ke warga tersebut, pihaknya selalu menekankan agar mengembangkan tanaman pangan lokal seperti umbi-umbian ataupun tanaman obat keluarga.
“Maksud kita sebagai upaya mengantisipasi krisis pangan dan mengurangi ketergantungan warga terhadap pangan beras,” ujarnya.
Tujuan pemanfaatan pekarangan yakni meningkatkan ketahanan pangan dengan cara menanam berbagai jenis tanaman pangan yang penting untuk konsumsi keluarga. Selain itu, hasil dari pekarangan seperti sayuran, buah-buahan, atau ternak bisa dijual untuk mendapatkan penghasilan tambahan.
“Tujuan lainnya, warga dapat dengan mudah mengakses sayuran, buah-buahan, dan bahan pangan lainnya yang bergizi untuk konsumsi keluarga. Pemanfaatan lahan pekarangan mendukung diversifikasi produk pangan masyarakat dan pekarangan yang tertata dengan tanaman dapat memperindah lingkungan rumah dan sekitar,” katanya.
Sedangkan jenis tanaman yang bisa ditanam kata dia, yakni hampir semua jenis sayuran bisa ditanam di pekarangan. Hasil kebun seperti buah dan umbi-umbian bisa dimanfaatkan untuk konsumsi keluarga.(adv)






