#HeadlineFokus RedaksiMetro KendariPolitik & Pemerintahan

Wali Kota Kendari Buka Rakor Ketersediaan Pangan Strategis dalam Upaya Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan

×

Wali Kota Kendari Buka Rakor Ketersediaan Pangan Strategis dalam Upaya Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan

Sebarkan artikel ini

Kendari, portal.id – Wali Kota Kendari Siska Karina Imran membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Ketersediaan Pangan Strategis dalam Upaya Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan di Kota Kendari tahun 2025, yang diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari, bertempat di salah satu hotel di Kendari, Rabu (29/10/2025).

Turut hadir Kepala Kejaksaan Negeri Kota Kendari, Polresta Kendari, Bulog, BPS, para Distributor dan Pelaku UMKM Kota Kendari.

Dikesempatan itu, Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menyampaikan bahwa sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat telah menunjukkan hasil positif. Berdasarkan data, inflasi Kota Kendari saat ini tercatat sebesar 2,99 persen, yang dinilai masih dalam batas wajar.

“Ini merupakan capaian yang baik karena menunjukkan stabilitas harga yang terjaga. Pemerintah terus berupaya melalui gerakan pangan murah. Hingga saat ini, sudah hampir 87 kali kegiatan itu digelar. Mungkin Kota Kendari termasuk yang paling banyak mengadakan gerakan pangan murah di Indonesia,”ujarnya.

Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk menjaga agar harga-harga di pasar tetap terkendali tanpa memberatkan masyarakat maupun pelaku usaha kecil dan distributor.

“Kami tidak mau ada harga yang tidak terjaga. Pemerintah tidak bermaksud menekan pedagang, tetapi jika terjadi kenaikan harga yang signifikan, maka kami wajib melakukan intervensi. Alhamdulillah, saat ini semua masih stabil dan normatif,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya kemandirian pangan melalui program Kendari Berkebun, yang mendorong masyarakat memanfaatkan potensi lokal di sektor pertanian dan perikanan.

“Kita ingin menggali semua potensi yang ada agar tidak terlalu bergantung pada pasokan dari daerah lain. Walaupun belum bisa sepenuhnya swasembada pangan, minimal kita bisa mengurangi ketergantungan besar itu,”tutupnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari, Abdul Rauf, menegaskan bahwa pihaknya bersama lintas instansi tidak tinggal diam dalam menghadapi dinamika harga komoditas pangan, khususnya beras.

“Tentu kami di Pemkot melalui Dinas Ketapang tidak tinggal diam. Upaya yang kami lakukan adalah bagian dari menjaga ketahanan pangan sesuai dengan program unggulan seperti gerakan pangan murah dan pemantauan harga,”ujarnya.

Ia menambahkan, setelah arahan langsung dari Presiden mengenai pengendalian harga komoditas, pihaknya segera menggelar rapat koordinasi bersama unsur Forkopimda, termasuk Polda, Polres, Kejaksaan, dan instansi terkait lainnya. Tujuannya untuk menyatukan langkah dalam mengendalikan harga beras agar tetap sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kalau kita lihat di pasar, kondisinya masih normatif. Memang ada sedikit kenaikan, tapi belum masuk kategori darurat. Kami terus bersinergi dengan stakeholder agar masyarakat tetap bisa menikmati pangan yang mudah diakses, tidak berbelit, dan terjangkau,”jelasnya.

Dengan langkah terkoordinasi ini, Pemkot Kendari menegaskan komitmennya menjaga stabilitas harga sekaligus memperkuat kemandirian pangan menuju ketahanan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id