Kendari, portal.id – Pemerintah Kota Kendari kembali melakukan penyegaran struktur organisasi dengan melantik sebanyak 53 pejabat yang terdiri dari pejabat administrator, pengawas, dan fungsional. Acara pelantikan berlangsung khidmat di Aula Samaturu Balai Kota Kendari, Jumat (24/4/2026).
Pelantikan dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, Amir Hasan, yang mewakili Wali Kota Kendari. Langkah ini merupakan bagian dari strategi penguatan organisasi agar birokrasi semakin responsif terhadap dinamika pelayanan publik yang semakin kompleks.
Dilansir dari laman kendarikota.go.id, Sekda Kendari Amir Hasan menegaskan bahwa setiap jabatan merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh rasa tanggung jawab. Penempatan personel dilakukan melalui proses yang matang.
“Penempatan jabatan ini telah melalui pertimbangan yang seksama terkait kompetensi, integritas, serta kebutuhan organisasi. Karena itu, saya minta seluruh pejabat yang dilantik hari ini untuk langsung bekerja dan menunjukkan kinerja terbaik,” ujar Amir Hasan.
Ia menekankan pentingnya profesionalisme dan loyalitas sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Menurutnya, keberhasilan dalam birokrasi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis semata, tetapi juga oleh komitmen dan kesetiaan terhadap tugas dan institusi.
“Mutasi dan rotasi adalah hal yang biasa dalam dinamika birokrasi. Yang terpenting adalah bagaimana kita menjalankan amanah tersebut dengan integritas dan tanggung jawab yang tinggi,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Amir Hasan juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan. Ia mengapresiasi kemajuan yang telah dicapai oleh RSUD Kota Kendari, terutama perubahan fasilitas yang kini jauh lebih representatif, termasuk pada layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Namun, ia mengingatkan agar peningkatan kualitas tidak berhenti pada aspek fisik atau bangunan semata.
“Peningkatan fasilitas harus diimbangi dengan pelayanan yang prima. Kebersihan, kenyamanan, dan keamanan lingkungan rumah sakit harus terus dijaga. Pelayanan harus dilakukan dengan hati, jangan sampai ada pasien yang tidak tertangani dengan baik,” pesannya.
Ia juga meminta perhatian khusus terhadap penataan lingkungan, seperti penerangan dan kebersihan area yang masih dinilai kurang maksimal, demi menciptakan rasa aman dan nyaman bagi pasien maupun keluarga yang mendampingi.
Lebih jauh, Sekda mengingatkan bahwa setiap ASN memiliki peran strategis sesuai tugas pokok dan fungsinya masing-masing. Sinergi yang kuat antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menjadi kunci utama dalam memastikan program-program pemerintah berjalan efektif dan tepat sasaran.
Pelantikan ini diharapkan mampu memperkuat struktur organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik. Para pejabat yang baru dilantik diminta segera beradaptasi dan memperkuat koordinasi di lingkungan kerja masing-masing.
Dengan komitmen bersama, Pemerintah Kota Kendari optimistis mampu menghadirkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik, bersih, dan berorientasi penuh pada kepentingan masyarakat.
Adapun rincian 53 pejabat yang dilantik berasal dari berbagai OPD, antara lain:
– 25 orang dari RSUD Kota Kendari
– 8 orang dari Dinas Kesehatan
– 10 orang dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP)
– 3 orang dari Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB)
– 2 orang dari RSUD Antero Hamra
Serta masing-masing 1 orang dari:
– Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
– Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
– Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM
– Badan Riset dan Inovasi Daerah
– Kelurahan Lapulu






