Fokus RedaksiMetro KendariPolitik & PemerintahanWisata & Hiburan

City Tour APEKSI Komwil VI: Pemkot Kendari Pamerkan Inovasi Lingkungan, Konservasi, dan Pesona Wisata kepada 16 Kota di Indonesia Timur

×

City Tour APEKSI Komwil VI: Pemkot Kendari Pamerkan Inovasi Lingkungan, Konservasi, dan Pesona Wisata kepada 16 Kota di Indonesia Timur

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

Kendari, portal.id – Rangkaian kegiatan Rapat Kerja (Raker) Komisariat Wilayah (Komwil) VI Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Kota Kendari tidak hanya menjadi ajang pembahasan program dan penguatan sinergi antar pemerintah daerah. Pemerintah Kota Kendari juga memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkenalkan berbagai potensi unggulan daerah melalui kegiatan city tour yang mengajak para kepala daerah dan delegasi melihat langsung wajah pembangunan Kota Lulo yang terus berkembang.

Kegiatan city tour ini diikuti oleh Wali Kota Kendari, Wakil Wali Kota Kendari, Sekretaris Daerah Kota Kendari, serta para kepala daerah dan delegasi dari 16 kota anggota APEKSI Komwil VI yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia Timur. Melalui agenda tersebut, para peserta diajak menyaksikan secara langsung sejumlah program unggulan yang menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Kendari dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan berbasis lingkungan, konservasi, dan pengembangan pariwisata.

Sejak pagi hari, rombongan bergerak menuju lokasi pertama, yakni Bank Sampah Kodya yang berada di Kelurahan Watu-Watu. Kunjungan ini menjadi salah satu perhatian utama karena pengelolaan sampah saat ini menjadi isu strategis yang dihadapi hampir seluruh daerah di Indonesia.

Di lokasi tersebut, para peserta mendapatkan penjelasan mengenai sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang telah diterapkan oleh Pemerintah Kota Kendari. Mereka menyaksikan secara langsung proses pemilahan sampah, mekanisme pengumpulan, hingga pengelolaan yang dilakukan secara terpadu dan melibatkan partisipasi aktif masyarakat.

Delegasi dari berbagai kota tampak antusias mengikuti pemaparan yang disampaikan pengelola Bank Sampah Kodya. Selain berkontribusi terhadap pengurangan volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir, program ini juga memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat melalui sistem tabungan sampah dan pemanfaatan limbah yang memiliki nilai jual.

Keberhasilan Bank Sampah Kodya dinilai menjadi salah satu contoh praktik baik dalam pengelolaan lingkungan perkotaan. Inovasi tersebut sejalan dengan semangat Rakerwil APEKSI Komwil VI yang menekankan pentingnya kolaborasi antardaerah dalam mencari solusi terhadap persoalan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Usai meninjau pengelolaan sampah, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Kebun Raya Kendari yang merupakan salah satu kawasan konservasi unggulan di Sulawesi Tenggara. Setibanya di lokasi, para peserta disambut suasana hijau yang asri dengan hamparan vegetasi yang tertata rapi dan koleksi berbagai jenis flora khas Sulawesi.

Kebun Raya Kendari tidak hanya berfungsi sebagai kawasan konservasi, tetapi juga menjadi pusat edukasi, penelitian, dan wisata alam yang terus dikembangkan oleh Pemerintah Kota Kendari. Para delegasi berkesempatan melihat berbagai koleksi tanaman endemik serta mendengarkan penjelasan mengenai upaya pelestarian keanekaragaman hayati yang dilakukan di kawasan tersebut.

Keberadaan Kebun Raya Kendari mendapat apresiasi dari para peserta karena dianggap mampu menghadirkan keseimbangan antara kebutuhan pembangunan kota dengan pelestarian lingkungan. Di tengah pesatnya perkembangan kawasan perkotaan, ruang terbuka hijau seperti Kebun Raya Kendari memiliki peran penting dalam menjaga kualitas lingkungan, memperbaiki ekosistem, serta memberikan manfaat ekologis bagi masyarakat.

Selain fungsi konservasi, kawasan ini juga dinilai memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata edukatif yang mampu menarik kunjungan wisatawan dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Kombinasi antara aspek pendidikan, penelitian, dan pariwisata menjadikan Kebun Raya Kendari sebagai salah satu ikon pembangunan berkelanjutan di Kota Kendari.

Perjalanan kemudian berlanjut menuju destinasi terakhir, yakni Pantai Nambo yang dikenal sebagai salah satu objek wisata unggulan Kota Kendari. Hamparan pasir yang luas, panorama laut yang memukau, serta suasana pesisir yang tenang menjadi daya tarik tersendiri bagi para peserta yang mengikuti kegiatan tersebut.

Di lokasi ini, para kepala daerah dan delegasi menikmati keindahan alam pesisir sembari mempererat hubungan antardaerah dalam suasana yang lebih santai dan penuh keakraban. Momen tersebut menjadi kesempatan untuk membangun komunikasi yang lebih erat di luar forum resmi rapat kerja.

Pantai Nambo sendiri selama ini menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke Kendari. Keindahan alam yang dimiliki kawasan tersebut menjadi bukti bahwa sektor pariwisata memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah.

Melalui rangkaian city tour ini, para peserta tidak hanya diajak menikmati keindahan Kota Kendari, tetapi juga memperoleh gambaran nyata mengenai berbagai program pembangunan yang sedang dan telah dijalankan pemerintah daerah. Mulai dari inovasi pengelolaan sampah berbasis masyarakat, pengembangan kawasan konservasi, hingga penguatan sektor pariwisata yang berorientasi pada keberlanjutan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana promosi daerah yang efektif karena para delegasi dapat melihat langsung berbagai potensi yang dimiliki Kota Kendari. Pengalaman tersebut diharapkan dapat membuka peluang kerja sama yang lebih luas antarkota dalam berbagai bidang pembangunan, khususnya di kawasan Indonesia Timur.

Pemerintah Kota Kendari berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat jejaring kolaborasi antardaerah sekaligus meningkatkan daya tarik investasi dan kunjungan wisata ke Kota Kendari. Dengan berbagai inovasi yang terus dikembangkan, Kendari semakin menunjukkan kapasitasnya sebagai kota yang adaptif, berdaya saing, dan berkomitmen mewujudkan pembangunan berkelanjutan.

Momentum Raker Komwil VI APEKSI pun menjadi panggung strategis bagi Kota Kendari untuk menampilkan capaian pembangunan sekaligus memperkenalkan potensi daerah secara lebih luas. Melalui sinergi antara pengelolaan lingkungan, konservasi alam, dan pengembangan pariwisata, Kota Kendari terus mengukuhkan posisinya sebagai salah satu kota penting di kawasan timur Indonesia yang siap menjadi pusat kolaborasi dan pertumbuhan masa depan.

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id