#HeadlineBombanaFokus RedaksiHukum & Kriminal

Nelayan Asal Wawonii Hilang di Perairan Boepinang, Tim SAR Kolaka Dikerahkan

×

Nelayan Asal Wawonii Hilang di Perairan Boepinang, Tim SAR Kolaka Dikerahkan

Sebarkan artikel ini

Bombana, portal.id – Seorang nelayan asal Wawonii, Kabupaten Konawe Kepulauan, Sulawesi Tenggara, dilaporkan hilang di sekitar Perairan Boepinang, Desa Larete, Kecamatan Poleang Tenggara, Kabupaten Bombana.

Korban diketahui bernama Tuang alias Igo (37). Informasi kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP/Basarnas) Kendari pada Sabtu (6/6/2026) pukul 07.05 Wita dari Kapolsek Poleang Timur, Ipda Irwan.

Kepala KPP Kendari, Amiruddin A.S., mengatakan setelah menerima laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Kolaka langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada pukul 07.25 Wita untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan.

“Tim Rescue Pos SAR Kolaka telah diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk memberikan bantuan SAR terhadap korban yang dilaporkan hilang di perairan Boepinang,” ujar Amiruddin.

Berdasarkan laporan yang diterima, korban berangkat melaut pada Jumat (5/6/2026) sekitar pukul 15.00 Wita bersama juragan kapal pa’gae, H. Daeng Gassing, dan 10 anak buah kapal lainnya untuk menangkap ikan.

Sekitar pukul 17.45 Wita, kapal melepas jaring di lokasi penangkapan ikan. Satu jam kemudian, tepatnya pukul 18.45 Wita, korban meminta izin kepada rekan-rekannya untuk buang air besar di laut dengan menggunakan alat pelampung berupa gabus. Sementara itu, para awak kapal lainnya tetap melanjutkan aktivitas menarik jaring.

Pada pukul 19.30 Wita, setelah seluruh jaring berhasil dinaikkan ke atas kapal, juragan kapal menyadari korban belum kembali. Mesin kapal kemudian dinyalakan dan pencarian dilakukan di sekitar lokasi, namun korban tidak ditemukan.

Pencarian awal telah dilakukan oleh awak kapal, tetapi hingga informasi diterima Basarnas hasilnya masih nihil. Selanjutnya, operasi SAR gabungan dilakukan dengan melibatkan unsur KPP Kendari, Pos SAR Kolaka, Polsek Poleang Timur, serta masyarakat setempat.

Dalam operasi tersebut, tim SAR menggunakan sejumlah peralatan, antara lain Rigid Inflatable Boat (RIB), kapal pa’gae, peralatan SAR medis, peralatan evakuasi, perangkat komunikasi, serta perlengkapan keselamatan lainnya.

Lokasi kejadian berada sekitar 67,5 mil laut (nautical mile) dari Pos SAR Kolaka. Berdasarkan data BMKG, kondisi cuaca di wilayah pencarian terpantau cerah dengan kecepatan angin sekitar 16 kilometer per jam dari arah timur laut dan tinggi gelombang berkisar antara 0,5 hingga 1,5 meter.

Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap korban. Perkembangan lebih lanjut akan disampaikan setelah adanya hasil operasi di lapangan.

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id