Kendari, portal.id – Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Tenggara menyatakan kesiapannya berkolaborasi dengan lintas sektor untuk mendukung penguatan karakter siswa dan pelajar di daerah ini.
Pernyataan itu disampaikan Dr. H. Mustakim, Ketua Tim Kerja Pengelolaan Kependudukan Perwakilan BKKBN Sultra, saat menjadi narasumber pada kegiatan “Koordinasi Lintas Sektor dalam rangka Penguatan Karakter dan Mitigasi Perilaku Berisiko Peserta Didik” di Hotel Azizah Kendari, Kamis (11/6/2026).
Kegiatan yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sultra itu menghadirkan narasumber kompeten dari beberapa instansi pemerintah, termasuk Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan Sultra.
Dalam sesi panel, materi Mustakim dipasangkan dengan Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Sultra, H. Mansur, S.Pd., M.Pd.
H. Mansur banyak menyoroti penguatan karakter dari kacamata agama, sementara Mustakim menggunakan pendekatan kependudukan dan keluarga sebagai ranah garapan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN.
“Cukup banyak program BKKBN yang bersinggungan dengan penguatan karakter pelajar bahkan mahasiswa. Antara lain: Pusat Informasi dan Konseling Remaja/Mahasiswa (PIK-R/M) yang sudah hadir di banyak sekolah di Sultra dan diperkuat dengan program Generasi Berencana (GENRE) yang mengajarkan 3 hal pokok, yakni hindari nikah dini, jauhi NAPZA, dan tidak melakukan hubungan seks pra nikah,” jelas Mustakim.
Ia juga menguraikan bahaya dari ketiga perilaku berisiko tersebut jika dilakukan oleh para siswa, baik dari sisi kesehatan, pendidikan, maupun masa depan keluarga.

Di akhir pemaparannya, Mustakim mengusulkan perlunya komunikasi yang lebih intensif antara pihak sekolah dan keluarga peserta didik.
“Selama ini pihak orang tua dilibatkan dan diundang oleh pihak sekolah hanya pada rapat komite sekolah yang membahas anggaran saja. Padahal jika komunikasi tersebut lebih intens dikembangkan dalam rangka membahas perilaku siswa, sangatlah bagus,” tegasnya.
Kegiatan koordinasi lintas sektor itu diikuti sekitar seratusan peserta dari Dinas Pendidikan kabupaten/kota, para kepala sekolah se-Sulawesi Tenggara, dan instansi terkait lainnya.
Dengan dukungan lintas sektor, BKKBN Sultra optimistis penguatan karakter pelajar dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan, sehingga generasi muda Sultra tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, berencana, dan siap menghadapi tantangan masa depan.






