Kendari, portal.id – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara, H. Mansur, S.Pd., M.A., mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama untuk menjadikan bulan Muharram sebagai momentum introspeksi diri sekaligus penguatan kinerja dalam melaksanakan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.
Ajakan tersebut disampaikan saat memberikan pembinaan dalam kegiatan zikir dan doa bersama yang berlangsung di Masjid Amal Bakti Kanwil Kemenag Sultra, Rabu (17/6/2026).
Kegiatan ini diikuti ASN Kanwil Kemenag Sultra, ASN Kemenag Kab/Kota, Madrasah, KUA, Pondok Pesantren dan Penyuluh Agama Islam se Prov. Sultra secara daring dan luring.
Dalam arahannya, Kakanwil menegaskan bahwa pergantian tahun Hijriah hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai pergantian kalender semata, tetapi juga sebagai kesempatan untuk melakukan evaluasi terhadap capaian, disiplin, dan kualitas pengabdian selama ini.
“Momentum Muharram harus menjadi sarana muhasabah bagi kita semua. Mari kita melihat kembali apa yang telah kita lakukan, memperbaiki kekurangan, meningkatkan disiplin, serta memperkuat kualitas pengabdian sebagai ASN Kementerian Agama,” ujarnya.
Menurut Mansur, memasuki pertengahan tahun 2026 masih banyak program dan target yang harus diselesaikan. Karena itu, seluruh ASN diminta untuk memanfaatkan waktu yang tersisa dengan bekerja lebih optimal dan fokus pada tugas-tugas prioritas yang berdampak langsung kepada masyarakat.
Selain menekankan pentingnya peningkatan disiplin dan kualitas layanan, Kakanwil juga mengingatkan jajaran Kemenag Sultra agar aktif mendukung berbagai program prioritas Kementerian Agama. Ia meminta seluruh Kepala Kantor, Kepala Seksi, dan jajaran terkait untuk terus melakukan koordinasi serta memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai target.
Pada kesempatan tersebut, Mansur juga menyinggung rencana penyaluran bantuan honor bagi pengurus masjid melalui kolaborasi dengan Pemerintah Daerah dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Ia menjelaskan bahwa bantuan tersebut akan diberikan kepada ribuan pengurus Masjid yang telah memenuhi persyaratan dan terdata dalam sistem informasi yang ditetapkan.
Untuk itu, ia meminta seluruh jajaran Kemenag Kabupaten dan Kota agar segera melakukan pemutakhiran dan validasi data Masjid secara akurat. Menurutnya, kualitas data menjadi faktor penting dalam menentukan keberhasilan program bantuan dan berbagai kebijakan Pemerintah.
“Data adalah aset dan kekuatan kita. Jika data tidak tertata dengan baik, maka akan menyulitkan kita dalam memperoleh dan menyalurkan berbagai program bantuan. Karena itu, saya minta seluruh jajaran untuk memastikan data Masjid dan data lainnya benar-benar valid dan lengkap,” tegasnya.
Menutup arahannya, H. Mansur mengajak seluruh ASN Kementerian Agama untuk terus menjaga semangat kebersamaan, meningkatkan kecintaan kepada masyarakat, serta menjadikan Kementerian Agama sebagai rumah bersama yang harus dijaga dan dibangun secara kolektif.
“Mari bekerja dengan sungguh-sungguh, menjaga marwah Kementerian Agama, serta terus menghadirkan pelayanan terbaik bagi umat. Semoga berbagai program yang dijalankan menjadi jalan untuk semakin mendekatkan kita kepada Masyarakat dan membawa manfaat yang lebih luas,” pungkasnya.






