#HeadlineMetro KendariPendidikan & BudayaPolitik & Pemerintahan

Mahasiswa UHO Digembleng Jadi Legislator Muda, DPRD Kendari Tekankan Sikap Kritis dan Berintegritas

×

Mahasiswa UHO Digembleng Jadi Legislator Muda, DPRD Kendari Tekankan Sikap Kritis dan Berintegritas

Sebarkan artikel ini

Kendari, portal.id – Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) FKIP Universitas Haluoleo (UHO) menggelar kegiatan Sekolah Legislatif bertema “Mencetak Legislator Muda yang Kritis dan Berintegritas” di Aula FKIP UHO, Sabtu (18/7/2026). Kegiatan tersebut menghadirkan Ketua Komisi I DPRD Kota Kendari, Zulham Damu, dan Wakil Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Kendari, Rajab Jinik, sebagai narasumber.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan III FKIP UHO, Prof. Edy Kamo. Dalam sambutannya, ia berharap Sekolah Legislatif mampu menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk memahami peran strategis generasi muda dalam dunia legislatif serta kontribusinya terhadap pembangunan bangsa.

Pada sesi pertama, Wakil Ketua Bapemperda DPRD Kota Kendari, Rajab Jinik, mengajak mahasiswa memahami kembali posisi mereka sebagai agen perubahan dan kontrol sosial di tengah masyarakat. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya berperan sebagai pencari ilmu, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk memberikan edukasi dan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Sebagai agen perubahan dan laboratorium pengetahuan, saya ingin teman-teman mampu menjelaskan kepada masyarakat apa tugas dan tanggung jawab sebagai mahasiswa. Jika DPRD adalah parlemen rakyat, maka mahasiswa juga merupakan bagian dari parlemen yang menyuarakan aspirasi masyarakat,” ujarnya.

Politisi Partai Golkar yang telah dua periode menjadi anggota DPRD Kota Kendari itu juga mengingatkan agar mahasiswa tidak hanya mengejar gelar akademik, tetapi memiliki visi dan cita-cita yang jelas demi masa depan.

“Saya ingin membangunkan pemikiran kritis teman-teman sekaligus menyadarkan kembali tugas dan fungsi mahasiswa sebagai agen perubahan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Kota Kendari, Zulham Damu, membuka materinya dengan kuis mengenai Tri Dharma Perguruan Tinggi yang disambut antusias oleh peserta. Suasana diskusi pun berlangsung lebih interaktif dan komunikatif.

Dalam pemaparannya, politisi PDI Perjuangan tersebut menekankan pentingnya mahasiswa aktif dalam berbagai organisasi dan kegiatan kampus sebagai bekal kepemimpinan di masa depan.

“Mahasiswa harus berani beraktualisasi. Tidak mustahil anak muda menjadi pemimpin negeri jika terus belajar dan berproses,” ungkapnya.

Menurut Zulham, kampus merupakan tempat terbaik untuk membangun budaya diskusi, berpikir kritis, dan mencari solusi atas berbagai persoalan sebelum nantinya terjun langsung ke tengah masyarakat.

“Landasan utama dalam mengabdi kepada bangsa dan negara harus berdiri di atas ilmu. Karena itu, manfaatkan masa kuliah untuk memperkaya wawasan dan pengalaman,” tegas anggota DPRD Kota Kendari dari Daerah Pemilihan Kadia–Wua-Wua tersebut.

Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Mahasiswa dari berbagai fakultas tampak antusias mengajukan pertanyaan seputar peran generasi muda dalam politik, kepemimpinan, hingga tantangan yang dihadapi lembaga legislatif saat ini.

Sebagai penutup, DPM FKIP UHO menyerahkan sertifikat penghargaan kepada kedua narasumber sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan ilmu yang telah dibagikan kepada peserta. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama yang diikuti narasumber, panitia, dan seluruh peserta Sekolah Legislatif.

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id