Gorontalo, portal.id – Dojo SMAN 7 Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) mengikuti Kejuaraan Shorinji Kempo Antar Dojo ‘Samurai Open’ se-Sulawesi yang berlangsung di Gorontalo pada 30 Juli – 1 Agustus 2026.
Dojo SMAN 7 Kendari mengirim 12 kenshi yang merupakan kenshi junior karena masih seumuran anak SD dan SMP.
Adapun nama-nama ke-12 kenshi tersebut dan kelas yang akan diikuti yakni:
*Tim Dojo SMAN 7 Kendari*
1. Muhammad Fauzan Pratama – Randori Kelas 70 kg Putra Dewasa
2. Muh. Axel – Randori Kelas 55 kg Putra Dewasa
3. Jabbar Bimo Zulbaq – Randori Kelas 50 kg Putra Remaja
4. Zahran Arif – Randori Kelas 50 kg Putra Remaja
5. Muh. Ibrahim – Randori Junior Kelas 45 kg Putra Usia 12 Tahun
6. Muh. Yahya – Randori Junior Kelas 40 kg Putra Usia 12 Tahun
7. Muh. Abdul Rosid Saputra – Randori Junior Kelas 40 kg Putra Usia 12 Tahun
8. Muh. Fachri Latuharhary – Randori Junior Kelas 55 kg Putra Usia 12 Tahun
9. Fausiah – Randori Putri Kelas 40 kg Remaja
10. Putri Dewi Lestari – Randori Putri Kelas 40 kg Remaja
11. Nur Azizah – Randori Putri Kelas 45 kg Remaja
12. Rani Oktaviany – Randori Putri Kelas 60 kg Remaja
Selain itu, tim juga menambah 1 kelas yakni Tandoku Putra Junior atas nama Muh. Yahya dan Muh. Abdul Rosid Saputra.
Pelatih Dojo SMAN 7 Kendari, Jusman, mengaku untuk mengikuti kegiatan tersebut timnya menempuh perjalanan dengan mengendarai kendaraan roda empat dari Kendari hingga Gorontalo dengan waktu 2 malam 3 hari.
Kontingen ini memilih menggunakan jalur darat dengan membawa kendaraan roda empat karena menyesuaikan dengan kemampuan anggaran.
“Harapan kami tentunya dengan kegiatan ini menjadi suatu motivasi bagi anak-anak baru agar bisa lebih semangat latihan dan agar kempo di Sultra bisa lebih berkembang dengan mengikuti event-event dari junior sampai dewasa. Karena prestasi itu datang bukan secara instan, tetapi melalui proses panjang dan tidak mudah,” katanya.
Jusman mengaku, sengaja membawa kenshi junior karena kenshi senior bulan kemarin sudah bertanding di Makassar.
Keikutsertaan Dojo SMAN 7 Kendari di ajang Samurai Open 2026 ini diharapkan dapat menjadi pengalaman berharga sekaligus ajang mengukur kemampuan para kenshi muda Sultra di tingkat regional Sulawesi.






