Jakarta, portal.id – PT Jasa Raharja (Persero) mencatat tingkat kepuasan stakeholders yang sangat baik sepanjang 2025. Berdasarkan hasil Survei Kepuasan Stakeholders Tahun 2025, Customer Satisfaction Index (CSI) Jasa Raharja mencapai 95,01%, sementara tingkat kemudahan stakeholders dalam memperoleh layanan yang tercermin dalam Hassle Free Index (HFI) mencapai 97,05%.
Survei tersebut mengukur berbagai indikator utama, meliputi tingkat kepuasan, keterikatan (engagement), loyalitas, kecenderungan stakeholders untuk merekomendasikan perusahaan, hingga kemudahan dalam mengakses layanan. Hasilnya menunjukkan kualitas layanan Jasa Raharja yang terus terjaga sekaligus memperlihatkan semakin kuatnya hubungan perusahaan dengan para pemangku kepentingan.
Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, mengatakan bahwa capaian tersebut merupakan cerminan komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan yang mudah diakses sekaligus menjaga kepercayaan stakeholders.
“Bagi kami, capaian ini bukan sekadar angka, tetapi merupakan bentuk kepercayaan yang harus terus kami jaga melalui peningkatan kualitas layanan dan pengalaman stakeholders,” ujar Awaluddin.
Selain mencatat tingkat kepuasan yang berada pada kategori sangat baik, Jasa Raharja juga membukukan Customer Engagement Index (CEI) sebesar 92,62%. Angka tersebut menunjukkan tingginya tingkat keterikatan stakeholders terhadap perusahaan.
Dari sisi loyalitas, Brand Loyalty Index (BLI) mencapai 93,65%, yang mencerminkan kuatnya loyalitas stakeholders terhadap merek Jasa Raharja. Sementara itu, pada indikator Net Promoter Score (NPS), perusahaan mencatat skor sebesar 76,99%, lebih tinggi dibandingkan benchmark rata-rata industri yang berada di angka 69,41%. Hasil tersebut menunjukkan kecenderungan positif stakeholders untuk merekomendasikan layanan Jasa Raharja kepada pihak lain.
Menurut Awaluddin, tingginya tingkat rekomendasi tersebut menjadi salah satu indikator penting yang mencerminkan tingkat kepercayaan stakeholders terhadap perusahaan. Oleh karena itu, Jasa Raharja akan terus memperkuat kualitas interaksi dan pelayanan guna menjaga hubungan yang berkelanjutan dengan seluruh pemangku kepentingan.
“Kepercayaan stakeholders merupakan hal yang sangat penting bagi kami. Karena itu, kami akan terus memperkuat engagement dan loyalitas, sekaligus memastikan layanan Jasa Raharja semakin mudah diakses dan memberikan pengalaman yang positif bagi seluruh stakeholders,” katanya.
Dari aspek kemudahan layanan, Hassle Free Index (HFI) yang mencapai 97,05% menunjukkan bahwa sebagian besar stakeholders tidak mengalami kendala maupun kerumitan dalam mengakses layanan Jasa Raharja. Capaian tersebut memperkuat komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan yang cepat, mudah, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna.
Meski demikian, Awaluddin menegaskan bahwa hasil positif tersebut tidak membuat perusahaan berpuas diri. Sebaliknya, hasil survei akan menjadi bahan evaluasi untuk terus menyempurnakan berbagai aspek layanan, khususnya dalam menjaga kepuasan, meningkatkan engagement dan loyalitas, serta menghadirkan pengalaman layanan yang semakin baik.
“Hasil survei ini menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk terus melakukan penyempurnaan. Kami akan menjaga apa yang sudah baik dan memperbaiki aspek-aspek yang masih memiliki ruang peningkatan, sehingga layanan Jasa Raharja dapat semakin mudah, responsif, dan memberikan manfaat bagi stakeholders,” tutup Awaluddin.






