#HeadlineSulawesi Tenggara

APBD Perubahan 2026 Dibahas, Ardin Desak Pemprov Sultra Prioritaskan Kesehatan dan Petani

×

APBD Perubahan 2026 Dibahas, Ardin Desak Pemprov Sultra Prioritaskan Kesehatan dan Petani

Sebarkan artikel ini

Kendari, portal.id – Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra) dari daerah pemilihan Konawe Raya, Dr. Ardin, mendesak Pemerintah Provinsi Sultra agar memastikan anggaran perubahan APBD 2026 benar-benar menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

Desakan tersebut disampaikan Ardin saat mengikuti pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemprov Sultra. Pembahasan berlangsung secara maraton selama lima hari.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) yang juga pernah menjabat Ketua DPRD Kabupaten Konawe itu menyoroti dua sektor yang dinilai sangat penting bagi masyarakat Konawe Raya, yakni kesehatan dan pertanian.

* Dorong Ambulans untuk Rumah Sakit Konawe

Di sektor kesehatan, Ardin meminta Dinas Kesehatan Sultra memberikan perhatian terhadap kebutuhan armada ambulans untuk Rumah Sakit Kabupaten Konawe.

Menurutnya, keberadaan ambulans sangat penting mengingat tingginya mobilitas pasien yang harus dirujuk dari Konawe menuju RSUD Bahteramas di Kota Kendari.

“Saya minta di forum ini Pak Kadis, jika ada sisa anggaran yang bisa dialokasikan, tolong dipikirkan. Kalau ambulans darat bisa, kenapa tidak dititipkan satu unit bantuan Pemprov ke Rumah Sakit Kabupaten Konawe?” ujar Ardin.

Ia menilai dukungan terhadap fasilitas rujukan tersebut akan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Menurutnya, pemerintah harus hadir melalui penganggaran yang benar-benar menjawab kebutuhan dan keselamatan warga.

Ardin juga mendorong agar anggaran yang masih dapat dialokasikan pada perubahan APBD lebih diarahkan untuk kebutuhan mendesak masyarakat dibandingkan proyek fisik yang belum menjadi prioritas pada sisa tahun anggaran 2026.

* Petani Konawe Raya Juga Diminta Diperhatikan

Selain sektor kesehatan, Ardin meminta perhatian Pemprov Sultra terhadap sektor pertanian yang menjadi salah satu potensi ekonomi penting di Konawe Raya.

Ia meminta Dinas Pertanian Sultra mengalokasikan bantuan bibit tanaman unggul beserta sarana pendukung produksi bagi para petani.

“Ada area pertanian yang cukup luas di Konawe. Tolong diperhatikan Pak Kadis, berikan bantuan bibit agar masyarakat tani bisa tersenyum,” katanya.

Menurut Ardin, dukungan pemerintah terhadap petani akan memberikan dampak berkelanjutan terhadap perekonomian keluarga. Hasil pertanian yang meningkat, kata dia, dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari hingga membiayai pendidikan anak.

Ardin menegaskan, pengawalan terhadap pembahasan APBD Perubahan 2026 merupakan bagian dari upaya memastikan aspirasi masyarakat Konawe Raya masuk dalam kebijakan penganggaran Pemprov Sultra.

Ia berharap anggaran perubahan tidak hanya menjadi angka dalam dokumen perencanaan, tetapi benar-benar menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya pada kebutuhan dasar seperti layanan kesehatan dan peningkatan kesejahteraan petani.

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id