Kendari, portal.id – Prestasi membanggakan ditorehkan Kontingen Sulawesi Tenggara (Sultra) pada ajang Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) XVIII yang berlangsung di Universitas Jember, Jawa Timur, 8–10 September 2026.
Kontingen Sultra yang mayoritas diperkuat mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) berhasil menempati Juara Umum III setelah mengoleksi enam penghargaan, terdiri atas dua medali emas, tiga medali perak, dan satu Juara Harapan II.
Dua medali emas diraih melalui cabang seni tarik suara, yakni kategori Menyanyi Pop Putri dan Menyanyi Dangdut Putra.
Sementara tiga medali perak dan satu Juara Harapan II diperoleh dari sejumlah cabang seni sastra, termasuk Penulisan Puisi dan Penulisan Cerpen.
Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Plt Rektor UHO, Prof. Dr. Khairul Munadi, S.T. Ia menilai keberhasilan mahasiswa Sultra di tingkat nasional menjadi bukti bahwa mahasiswa tidak hanya mampu berprestasi dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki potensi besar dalam bidang seni dan kreativitas.
Menurutnya, prestasi yang diraih di Peksiminas tidak semata-mata diukur dari jumlah medali yang diperoleh. Lebih dari itu, keberhasilan mahasiswa membawa nama Sultra dan UHO ke panggung nasional merupakan bagian penting dari pembentukan karakter mahasiswa.
“Ini bukan hanya soal piala. Ini tentang bagaimana mahasiswa kita mampu membawa identitas budaya Sultra dan mengharumkan nama UHO di panggung nasional. Seni adalah bagian dari pendidikan karakter,” ujar Khairul.
Pada Peksiminas XVIII, Kontingen Sultra mengikuti 13 tangkai lomba yang mempertemukan talenta seni mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Keberhasilan meraih Juara Umum III menjadi capaian penting dalam pembinaan seni mahasiswa di Sultra. Prestasi tersebut sekaligus diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan bakat dan kreativitas di luar kegiatan akademik.
Khairul juga menilai pencapaian tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa UHO memiliki potensi yang dapat terus dikembangkan untuk bersaing di tingkat nasional.
Dengan raihan dua emas, tiga perak dan satu Juara Harapan II, Kontingen Sultra berhasil membuktikan bahwa talenta seni mahasiswa daerah mampu tampil dan berkompetisi di panggung nasional, sekaligus membawa nama baik Sulawesi Tenggara dan UHO.






