Portal.id, KENDARI – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan di berbagai daerah, termasuk di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Hal tersebut disampaikan Anggota Dewan Komisioner OJK, Adi Budiarso, usai kegiatan pembukaan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2026 yang bertempat di pelataran Eks MTQ Kendari, Sabtu (24/10/2026).
Adi Budiarso mengungkapkan tingkat inklusi keuangan di tingkat nasional telah mencapai angka 93,9 persen, sementara tingkat literasi keuangan berada di angka 85 persen. Meskipun demikian, ia mencatat di tingkat daerah, khususnya Sultra, tingkat literasi keuangan berada di kisaran 70-an persen dengan tingkat inklusi mencapai 85 persen.
Meski capaian cukup tinggi, Adi Budiarso mengungkapkan masih terdapat gap antara literasi dan inklusi keuangan.
“Nah, yang kita inginkan adalah literasinya sama dengan inklusinya,” ujar Adi Budiarso.
Ia menambahkan, jika selisih secara nasional mencapai 24 persen, selisih di tingkat daerah tercatat lebih kecil, yakni sekitar 13 persen.
Menurutnya penguatan literasi inklusi keuangan menjadi sangat penting di tengah masifnya digitalisasi saat ini. Banyak anak muda dan masyarakat Indonesia yang kini makin mudah mengakses internet, namun rentan terpapar risiko jika literasi keuangannya kurang kuat.






