Buton Selatan, portal.id – Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) atau Basarnas Kendari melalui Tim Rescue Pos SAR Baubau melakukan pencarian terhadap seorang nelayan lanjut usia bernama La Nane (84), warga Desa Gerak Makmur, Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan, yang diduga terjatuh dari longboat saat memancing di sekitar perairan Tanjung Burangasi.
Informasi kejadian tersebut diterima Comm Centre KPP Kendari dari Kepala Desa Gerak Makmur, Laode Rismanto, pada Kamis (29/10/2026) pukul 05.35 Wita.
Menindaklanjuti laporan itu, Tim Rescue Pos SAR Baubau diberangkatkan pada pukul 06.00 Wita menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) untuk memberikan bantuan pencarian dan pertolongan (SAR).
Jarak lokasi kejadian atau Last Known Position (LKP) dari Pelabuhan Murhum, Baubau, diperkirakan sekitar 33 mil laut.
Kepala KPP Kendari, Amiruddin AS, dalam laporan awalnya menyampaikan bahwa pencarian dilakukan setelah korban tidak kunjung kembali dari aktivitas memancing seperti biasanya.
Berdasarkan kronologi, pada Rabu (28/10/2026) sekitar pukul 05.00 Wita, korban berangkat memancing menggunakan longboat di sekitar Teluk Lande. Korban biasanya kembali pada siang hari.
Namun, hingga sore hari korban belum juga pulang. Pihak keluarga kemudian berupaya melakukan pencarian dan menemukan longboat yang digunakan korban di sekitar perairan Tanjung Burangasi.
Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak terkait untuk mendapatkan bantuan pencarian dan pertolongan.
Dalam operasi ini, unsur yang terlibat meliputi SAR Mission Coordinator (SMC) beserta staf, personel Pos SAR Baubau, aparat desa setempat, masyarakat sekitar, dan keluarga korban.
Tim menggunakan sejumlah peralatan, antara lain kendaraan penyelamat, RIB, longboat, peralatan medis, peralatan evakuasi, perangkat komunikasi, serta perlengkapan pendukung keselamatan lainnya.
Berdasarkan informasi cuaca dari BMKG, kondisi di lokasi dilaporkan berkabut, dengan kecepatan angin 11,8 kilometer per jam dari arah timur laut dan tinggi gelombang berkisar 0,2 hingga 1 meter.
Hingga laporan awal disampaikan, proses pencarian masih berlangsung. Perkembangan lebih lanjut mengenai keberadaan korban akan disampaikan oleh Basarnas Kendari sesuai hasil operasi di lapangan.






