Konawe, portal.id – Tim SAR gabungan melalui Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Basarnas Kendari kembali melanjutkan operasi pencarian terhadap seorang kru kapal MV LGH Prosper yang terjatuh ke laut di sekitar perairan Toronipa, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Memasuki hari kedua, Selasa (20/10/2026), tim rescue KPP Kendari mulai melakukan pencarian pada pukul 07.00 Wita dengan menyisir area seluas 35 mil laut persegi atau sekitar 119 kilometer persegi.
Kepala KPP Kendari, Amiruddin AS, menyampaikan bahwa operasi pencarian dilakukan menggunakan metode parallel track spacing serta pencarian secara visual untuk menemukan keberadaan korban.
Adapun korban diketahui bernama Abdul Rahman (45), warga Kelurahan Gili Timur, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, Provinsi Jawa Timur.
Berdasarkan informasi cuaca dari BMKG, kondisi di lokasi pencarian terpantau cerah, dengan tinggi gelombang sekitar 0,5 meter. Sementara itu, kecepatan angin berkisar 5–19 kilometer per jam dari arah timur hingga timur laut.
Dalam operasi tersebut, unsur yang terlibat terdiri atas SAR Mission Coordinator (SMC), staf SMC, dan rescuer KPP Kendari. Tim menggunakan sejumlah peralatan pendukung, di antaranya Rigid Inflatable Boat (RIB), AquaEye, kendaraan operasional, peralatan evakuasi, peralatan medis, serta perangkat komunikasi dan perlengkapan keselamatan lainnya.
* Terjatuh Saat Memasang Tangga Pandu
Berdasarkan kronologi kejadian, insiden tersebut berlangsung pada Senin (19/10/2026) sekitar pukul 08.43 Wita.
Saat itu, MV LGH Prosper sedang berlayar dari Muara Jawa menuju Morosi. Salah seorang kru kapal, Abdul Rahman, dilaporkan terjatuh ke laut ketika memasang tangga pandu di lambung sisi kiri kapal.
Mengetahui kejadian tersebut, kru kapal lainnya segera melemparkan pelampung ke arah korban. Upaya pencarian awal juga dilakukan dengan menurunkan sekoci untuk mencari korban di sekitar lokasi kejadian.
Namun, hingga informasi perkembangan operasi SAR disampaikan, korban belum berhasil ditemukan.
Basarnas Kendari menyatakan perkembangan lebih lanjut mengenai operasi pencarian akan disampaikan sesuai hasil pelaksanaan di lapangan.
Operasi SAR hari kedua ini diharapkan dapat menemukan keberadaan korban, dengan tetap memperhatikan kondisi cuaca dan keselamatan seluruh personel yang terlibat dalam pencarian.






