Konawe, portal.id – Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) atau Basarnas Kendari kembali melanjutkan operasi pencarian terhadap Abdul Rahman (45), kru kapal MV LGH Prosper yang terjatuh ke laut di sekitar perairan Toronipa, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Memasuki hari kelima, Jumat (23/10/2026), operasi pencarian dimulai pukul 07.00 Wita dengan menyisir area seluas 35 mil laut persegi (NM²). Tim menggunakan metode creeping line search atau pola pencarian jalur sejajar serta pencarian secara visual.
Kepala KPP Kendari, Amiruddin AS, menyampaikan bahwa operasi SAR melibatkan personel dan staf SAR Mission Coordinator (SMC) KPP Kendari, rescuer Basarnas Kendari, serta kru MV LGH Prosper.
Dalam operasi tersebut, tim mengerahkan sejumlah peralatan pendukung, di antaranya truk personel, rescue car, rigid inflatable boat (RIB), Aquaeye, peralatan evakuasi dan medis, serta perangkat komunikasi dan perlengkapan keselamatan lainnya.
Berdasarkan informasi cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi cuaca di lokasi pencarian terpantau cerah. Tinggi gelombang sekitar 0,5 meter dengan kecepatan angin mencapai 19,3 kilometer per jam dari arah timur laut.
* Kronologi Kejadian
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 19 Oktober 2026, sekitar pukul 08.43 Wita. Saat itu, MV LGH Prosper sedang berlayar dari Muara Jawa menuju Morosi.
Korban, Abdul Rahman, warga Kelurahan Gili Timur, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, Provinsi Jawa Timur, dilaporkan terjatuh ke laut ketika memasang tangga pandu di lambung kiri kapal.
Mengetahui kejadian tersebut, salah seorang kru kapal melemparkan pelampung ke arah korban. Kru lainnya kemudian melakukan upaya pencarian dengan menurunkan sekoci.
Namun, hingga operasi SAR memasuki hari kelima, korban belum berhasil ditemukan. Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian di area yang telah ditentukan.
Basarnas Kendari menyatakan perkembangan operasi pencarian selanjutnya akan disampaikan sesuai hasil di lapangan.






