Kendari, portal.id – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka (ASR), mendorong SMAN 1 Kendari dan SMAN 4 Kendari menjadi sekolah unggulan melalui penambahan kelas unggulan, peningkatan kualitas tenaga pendidik, serta penguatan kemampuan akademik siswa.
Selain itu, Gubernur juga menaruh perhatian pada pembenahan fasilitas dan lingkungan sekolah, khususnya di SMAN 6 Kendari.
Hal tersebut disampaikan ASR saat melakukan kunjungan langsung ke tiga sekolah tersebut, Selasa (3/11/2026). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah provinsi dalam mendorong pemerataan kualitas pendidikan sekaligus meningkatkan daya saing generasi muda Sultra.
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur didampingi Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sultra, Kepala Biro Administrasi Pimpinan, serta Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Sultra.
Kunjungan diawali di SMAN 1 Kendari. Kedatangan Gubernur disambut tarian tradisional dan pengalungan bunga oleh para siswa.
Di hadapan siswa kelas XII, ASR berdialog mengenai cita-cita dan rencana mereka melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, baik di dalam maupun luar negeri.
Ia meminta para siswa tidak ragu menggantungkan cita-cita setinggi mungkin dan mulai mempersiapkan diri sejak dini. Khusus bagi yang ingin kuliah di luar negeri, penguasaan bahasa asing, terutama bahasa Inggris, menjadi kemampuan penting yang harus dimiliki.
Selain itu, siswa juga perlu memahami budaya negara tujuan agar dapat beradaptasi dengan lingkungan pendidikan internasional.
ASR juga mengungkapkan rencana Pemerintah Provinsi Sultra untuk memperluas kesempatan beasiswa bagi putra-putri daerah agar bisa mengenyam pendidikan hingga ke luar negeri.
Ia berharap kesempatan tersebut dapat melahirkan generasi muda berpengetahuan luas dan berpengalaman yang nantinya kembali ke daerah untuk memberikan kontribusi bagi pembangunan Sulawesi Tenggara.
– Target Empat Kelas Unggulan pada 2027
Dalam pengembangan sekolah unggulan, Gubernur menyebut SMAN 1 Kendari saat ini telah memiliki dua kelas unggulan. Jumlah tersebut ditargetkan bertambah menjadi empat kelas pada 2027.
Menurut ASR, keberadaan kelas unggulan harus diimbangi dengan peningkatan kompetensi guru dan kualitas proses pembelajaran. Dengan demikian, siswa tidak hanya mendapatkan fasilitas yang memadai, tetapi juga kemampuan akademik dan bahasa Inggris yang lebih baik.
Penguatan tersebut diharapkan menjadi bekal bagi siswa untuk mengikuti seleksi pendidikan unggulan, termasuk Sekolah Garuda.
Gubernur juga mengevaluasi kondisi SMAN 1 Kendari berdasarkan empat aspek, yakni kebersihan, kerapian, keindahan, dan kesehatan.
Ia mengapresiasi perkembangan kebersihan sekolah, meski masih menemukan sejumlah bagian yang perlu dibenahi, terutama area parkir dan halaman sekolah.
Menurutnya, lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan tertata merupakan bagian penting dalam menciptakan sekolah berkualitas. Pemerintah provinsi akan mengkaji kebutuhan sekolah secara bertahap, mulai dari pembangunan fisik, sarana pembelajaran hingga kebutuhan tenaga pendidik.
Selanjutnya, Gubernur melanjutkan kunjungan ke SMAN 4 Kendari. Sama seperti sekolah sebelumnya, kedatangannya disambut tarian tradisional dan pengalungan bunga.
Saat berdialog dengan siswa kelas X, ASR mendorong para pelajar agar percaya diri menyampaikan cita-cita dan berani menjelaskan alasan memilih perguruan tinggi maupun negara tujuan untuk melanjutkan pendidikan.
Ia menekankan bahwa kepercayaan diri, kemampuan akademik, dan penguasaan bahasa menjadi modal penting untuk membuka peluang pendidikan yang lebih luas.
SMAN 4 Kendari saat ini telah memiliki dua kelas unggulan, yakni kelas X A dan X B, masing-masing beranggotakan 25 siswa. Jumlah tersebut juga ditargetkan bertambah menjadi empat kelas pada 2027.
Untuk mendukung proses pembelajaran, pemerintah provinsi berencana menyediakan fasilitas berupa pendingin ruangan, komputer, bangku, dan loker. Guru yang akan mengajar di kelas unggulan juga akan diseleksi berdasarkan kompetensi yang dibutuhkan.
Gubernur meminta para siswa memanfaatkan fasilitas tersebut dengan baik, meningkatkan semangat belajar, serta terus mengembangkan kemampuan diri.
Di sela-sela kunjungannya, ASR juga menunjukkan perhatian terhadap kondisi para siswa. Saat bersalaman, ia melihat seorang siswa mengenakan sepatu yang sudah rusak. Gubernur kemudian memberikan sejumlah uang sebagai bentuk kepedulian.
– Tinjau Revitalisasi SMAN 6 Kendari
Kunjungan terakhir dilakukan di SMAN 6 Kendari. Di sekolah ini, Gubernur meninjau hasil program revitalisasi yang didanai Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Program revitalisasi tersebut meliputi rehabilitasi enam ruang kelas dan 11 toilet, serta pembangunan satu ruang kelas baru.
ASR mengapresiasi dukungan pemerintah pusat melalui program tersebut. Ia meminta pihak sekolah menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun agar dapat digunakan secara optimal oleh siswa maupun tenaga pendidik.
Selain meninjau bangunan, Gubernur juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan, kerapian, keindahan, dan kesehatan lingkungan sekolah.
Sejumlah hal yang menjadi perhatian di antaranya kondisi ruang kelas yang panas, penataan lingkungan sekolah, serta fasilitas sanitasi yang masih perlu dibenahi.
Tak kalah penting, ASR meminta pihak sekolah memperhatikan hubungan dan interaksi antarsiswa serta melakukan langkah pencegahan terhadap tindakan perundungan atau bullying.
Melalui kunjungan ke tiga sekolah tersebut, Gubernur berharap peningkatan kualitas pendidikan di Sultra tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga mencakup peningkatan kualitas guru, kemampuan siswa, pembentukan karakter, dan terciptanya lingkungan belajar yang aman serta nyaman.






