#HeadlineEkonomi & Bisnis

Vale Indonesia Raih Apresiasi Ditjen Minerba atas Kepatuhan Pembayaran PNBP, Kontribusi Tembus US$101,63 Juta

×

Vale Indonesia Raih Apresiasi Ditjen Minerba atas Kepatuhan Pembayaran PNBP, Kontribusi Tembus US$101,63 Juta

Sebarkan artikel ini

Jakarta, portal.id – PT Vale Indonesia Tbk (Vale Indonesia), bagian dari holding industri pertambangan MIND ID, menerima apresiasi dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) atas kinerja dan kepatuhannya dalam memenuhi kewajiban pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor mineral dan batubara.

Penghargaan kategori Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) tersebut diserahkan dalam ajang Apresiasi Minerba 2026 yang merupakan bagian dari rangkaian Mineral & Batubara Convention-Expo (Minerba Convex) 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (3/11/2026).

Penghargaan diserahkan oleh Direktur Penerimaan Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Hendra Iswahyudi, kepada perwakilan Vale Indonesia. Apresiasi tersebut menjadi bentuk pengakuan pemerintah terhadap kepatuhan perusahaan dalam memenuhi kewajiban fiskal kepada negara.

Kontribusi Vale Indonesia terhadap penerimaan negara juga tercermin dari realisasi pembayaran PNBP sepanjang 2025 yang mencapai US$52,06 juta. Angka tersebut meningkat 87,9 persen dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebesar US$27,70 juta.

Peningkatan tersebut terutama ditopang pembayaran royalti produksi yang mencapai US$45,55 juta atau lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Tren peningkatan kontribusi fiskal berlanjut pada 2026. Selama sembilan bulan pertama tahun ini, Vale Indonesia mencatat pembayaran royalti dan retribusi sebesar US$101,63 juta, meningkat 91,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$53,11 juta.

Besarnya kontribusi tersebut sejalan dengan perkembangan kegiatan usaha perusahaan yang terus memperluas portofolio bisnis pertambangan dan pengolahan nikel di sejumlah wilayah Sulawesi.

Kembangkan Operasi di Tiga Wilayah Sulawesi

Sejak berdiri pada 1968, Vale Indonesia telah mengembangkan kegiatan penambangan dan pengolahan nikel yang berpusat di Sorowako, Sulawesi Selatan.

Selain mempertahankan kegiatan operasional di Sorowako, perusahaan juga mengembangkan proyek pertumbuhan di Bahodopi, Sulawesi Tengah, serta Pomalaa, Sulawesi Tenggara.

Pengembangan tersebut tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kapasitas usaha dan memperkuat rantai pasok nikel nasional, tetapi juga diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi daerah dan meningkatkan kontribusi perusahaan terhadap penerimaan negara.

Sebagai pemegang IUPK, Vale Indonesia juga memiliki kewajiban memenuhi pembayaran royalti dan kewajiban fiskal lainnya sesuai ketentuan perundang-undangan, termasuk kewajiban pembagian laba bersih kepada pemerintah pusat dan daerah.

Pemerintah Beri 42 Apresiasi kepada Perusahaan Tambang

Dalam laporan penyelenggaraan Apresiasi Minerba 2026, Sekretaris Ditjen Minerba Kementerian ESDM, Totoh Abdul Fatah, menjelaskan bahwa pemerintah memberikan total 42 apresiasi kepada badan usaha atas kontribusi dan kinerja dalam pengelolaan subsektor mineral dan batubara.

Jumlah tersebut terdiri atas 13 apresiasi bidang Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) sektor batubara, 15 apresiasi PPM sektor mineral, delapan apresiasi penerapan kaidah teknik pertambangan yang baik (Good Mining Practice), serta enam apresiasi kepatuhan pembayaran PNBP.

Khusus kategori kepatuhan PNBP, penghargaan diberikan berdasarkan kelompok perizinan usaha pertambangan, meliputi IUP Mineral, IUP Batubara, IUP BUMN, Kontrak Karya, Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B), serta IUPK.

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, berharap penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh badan usaha untuk terus meningkatkan kinerja dan kontribusi terhadap pembangunan nasional.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, asosiasi, media, akademisi, dan masyarakat agar pengelolaan sektor mineral dan batubara mampu memberikan manfaat optimal bagi bangsa.

Semangat tersebut sejalan dengan tema Minerba Convex 2026, yakni “Membangun Bangsa, Memberdayakan Masyarakat”.

Vale Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kontribusi kepada Negara

Mewakili perusahaan, Head of Tax Vale Indonesia, Chandra Yudha, mengatakan apresiasi dari pemerintah menjadi kehormatan sekaligus motivasi bagi perusahaan untuk terus meningkatkan akuntabilitas dan kepatuhan dalam pengelolaan kewajiban fiskal.

Menurutnya, pertumbuhan kegiatan usaha harus berjalan beriringan dengan pemenuhan kewajiban kepada negara sehingga manfaat ekonomi dari industri pertambangan dapat dirasakan secara lebih luas.

“Bagi Vale Indonesia, apresiasi dari pemerintah atas kontribusi PNBP merupakan kehormatan sekaligus amanah untuk terus meningkatkan akuntabilitas dan kepatuhan terbaik dalam pengelolaan sumber daya mineral. Kami meyakini bahwa pertumbuhan kegiatan usaha harus berjalan beriringan dengan pemenuhan kewajiban kepada negara,” ujar Chandra.

Ia menambahkan, pembangunan industri mineral nasional membutuhkan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, keberlanjutan lingkungan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Karena itu, Vale Indonesia berkomitmen memperkuat tata kelola perusahaan, memenuhi kewajiban fiskal, serta melanjutkan pengembangan proyek-proyek strategis untuk mendukung industri mineral nasional.

Melalui penghargaan Apresiasi Minerba 2026, Vale Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kontribusi terhadap penerimaan negara serta menjalankan kegiatan pertambangan secara bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id