Penyaluran MBG 3B di Kendari Belum Maksimal, Ribuan Sasaran Masih Menunggu

×

Penyaluran MBG 3B di Kendari Belum Maksimal, Ribuan Sasaran Masih Menunggu

Sebarkan artikel ini

Kendari, portal.id – Berdasarkan data Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Kendari per Senin (4/5/2026), pelaksanaan penyaluran program MBG pada sasaran 3B di Kota Kendari masih belum sepenuhnya mencapai target.

Meski demikian, DPPKB Kendari sebelumnya telah menyerahkan data sasaran berupa Keluarga Risiko Stunting (KRS) yang kini telah dimiliki oleh Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG) setempat sebagai acuan penyaluran di lapangan.

Namun, laporan terbaru menunjukkan masih terdapat ribuan paket bantuan yang belum tersalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Dari total target 8.740 sasaran, baru sebanyak 6.667 paket yang berhasil disalurkan, sementara 2.163 paket lainnya masih tersisa.

Program MBG ini menyasar empat kelompok utama, yakni ibu hamil (bumil), bayi di bawah dua tahun (baduta), balita non-PAUD, serta ibu menyusui (busui). Namun, dari seluruh kategori tersebut, masih terdapat selisih yang cukup besar antara target dan realisasi di sejumlah wilayah.

Sejumlah kecamatan tercatat telah berhasil menuntaskan penyaluran sesuai target. Kecamatan Poasia, Kendari Barat, Wua-Wua, dan Kambu menjadi wilayah dengan capaian distribusi 100 persen.

Di sisi lain, beberapa kecamatan lainnya masih menghadapi kendala dalam proses penyaluran. Kecamatan Mandonga, Kendari, Baruga, Abeli, Kadia, Puuwatu, dan Nambo masih memiliki sisa target yang cukup signifikan. Bahkan di sejumlah kelurahan, bantuan belum sepenuhnya menjangkau seluruh sasaran.

Di Kecamatan Mandonga misalnya, dari total target 1.539 sasaran, baru 1.147 yang terealisasi, sehingga masih menyisakan 392 paket. Sementara di Kecamatan Kendari, dari target 561 sasaran, baru 168 paket yang tersalurkan dengan sisa 393 paket.

Kondisi serupa juga terjadi di Kecamatan Puuwatu yang masih menyisakan 329 paket dari total target 476 sasaran. Kecamatan Nambo bahkan mencatat sisa cukup besar, yakni 251 paket dari total target 301 sasaran.

Secara umum, belum optimalnya penyaluran ini disebabkan oleh belum meratanya distribusi di tingkat kelurahan serta belum terpenuhinya seluruh target sasaran di lapangan.

Selain itu, pada periode sebelumnya, total target program MBG di Kota Kendari pada bulan Oktober tercatat sebanyak 6.434 paket. Namun realisasi penyalurannya baru mencapai 3.214 paket, sehingga masih terdapat 2.713 paket yang belum terdistribusi.

Jika dilihat dari rincian kelompok sasaran, penyaluran kepada ibu hamil juga masih belum maksimal. Dari target 638 orang, baru 334 yang telah menerima bantuan, sementara 294 lainnya belum tersentuh program.

SPPG diharapkan dapat mempercepat distribusi agar seluruh sasaran segera menerima manfaat program MBG. Penguatan koordinasi antarinstansi serta pemutakhiran data penerima dinilai menjadi langkah penting guna memastikan penyaluran lebih efektif dan tepat sasaran.

Dengan percepatan tersebut, program MBG diharapkan mampu mendukung peningkatan status gizi masyarakat, khususnya kelompok rentan, sekaligus berkontribusi dalam upaya penurunan angka stunting di Kota Kendari.

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id