Konawe Utara, Portal.id – Bupati Konawe Utara, H. Ikbar, memimpin rapat peninjauan lokasi banjir bersama instansi terkait, BPBD, TNI-Polri, serta relawan guna mempercepat penanganan bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Konawe Utara.
Dalam rapat tersebut, Bupati Ikbar menegaskan pentingnya sinergi seluruh pihak dalam membantu masyarakat terdampak, khususnya warga di Desa Tambakua yang saat ini menjadi prioritas penanganan pemerintah daerah.
“Logistik sudah siap secara keseluruhan, bahkan sebagian sudah lebih dulu disalurkan. Kurang lebih 100 paket bantuan berupa beras, sembako, dan kebutuhan pokok lainnya telah diberikan kepada masyarakat terdampak di Desa Tambakua,” ujar Ikbar, Senin (11/5/26).
Ia juga mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi BMKG, intensitas hujan diperkirakan meningkat pada periode 10 hingga 16 Mei 2026. Kondisi tersebut berpotensi memicu hujan sedang hingga lebat disertai petir.
Karena itu, Bupati meminta seluruh pihak untuk meningkatkan mitigasi bencana, terutama di wilayah rawan longsor, banjir, dan angin kencang.
“Pemetaan titik-titik rawan harus segera dilakukan agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat,” tegasnya.
Berdasarkan data sementara, banjir telah berdampak pada tiga kecamatan dan empat desa di Konawe Utara. Desa Tambakua menjadi wilayah dengan dampak cukup besar.

Sementara data warga yang terdampak, yakni 97 rumah, 116 kepala keluarga (KK), 578 jiwa, 2 unit jembatan, 4 titik ruas jalan mengalami kerusakan, 2 sarana pendidikan dan sekitar 10 hektare area persawahan terdampak banjir.
Pemerintah Kabupaten Konawe Utara juga telah menetapkan status tanggap darurat bencana hidrometeorologi melalui Surat Keputusan Bupati.
Selain melakukan peninjauan langsung ke lokasi banjir, BPBD Konawe Utara bersama unsur TNI, Polri, dan lembaga terkait juga telah mendirikan posko bantuan serta pusat informasi guna mempermudah koordinasi penanganan di lapangan.
Bupati Ikbar berharap seluruh elemen masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan serta terus menjaga koordinasi dalam upaya penanggulangan bencana.
