Serba-serbi

Empat Alasan Penghuni Neraka Kebanyakan Wanita Menurut Imam Qurthubi

×

Empat Alasan Penghuni Neraka Kebanyakan Wanita Menurut Imam Qurthubi

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Neraka. Pixabay

Neraka adalah tempat bagi kaum musyrikin dan pelaku dosa yang melanggar aturan Allah SWT. Stiap manusia melakukan kesalahan dan perbuatan dosa pasti bakal diganjar neraka.

Meski demikian, dalam banyak riwayat Rasulullah SAW kerap mengungkapkan jika penghuni neraka kebanyakan berasal dari kaum wanita.

Salah satunya dalam hadist sahih yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim ini.

“Aku melihat ke dalam surga, maka kebanyakan penduduknya adalah fuqara (orang-orang fakir) dan aku melihat ke dalam neraka, maka kebanyakan penduduknya adalah wanita.” (HR Bukhari dan Muslim).

Atas banyaknya hadist Rasulullah SAW yang menekankan dan menjelaskan perihal kaum perempuan sebagai penghuni terbanyak di neraka, Imam Qurthubi memiliki penjelasannya.

Penjelasan Imam Qurthubi ini sebagai termuat dalam Jahannam Ahwaluha wa Ahluha hlm 29-30 dan At-Tadzkirah hlm 369. Menurutnya, ada empat poin mengapa mengapa perempuan jadi penghuni terbanyak di neraka. Yaitu:

  1. Karena hawa nafsu yang mendominasi kaum perempuan. Kecondongan mereka pada kesenangan-kesenangan duniawi dan berpaling dari akhirat.
  2. Kaum perempuan mudah tertipu oleh kesenangan dunia yang menyebabkan mereka lemah beramal saleh.
  3. Kaum perempuan juga menjadi penyebab yang paling kuat untuk memalingkan kaum pria dari akhirat karena hawa nafsu dalam diri mereka.
  4. Kebanyakan kaum perempuan memalingkan diri dan selain mereka dari akhirat. Cepat tertipu jika diajak pada penyelewengan terhadap agama dan sulit menerima jika diajak pada akhirat.

Dalam riwayat lain dikisahkan, ketika Rasulullah SAW dan para sahabat melakukan sholat gerhana matahari dengan sangat panjang, beliau melihat surga dan neraka. Saat melihat neraka, beliau bersabda:

“Tidak pernah aku melihat pemandangan seperti itu sebelumnya. Aku melihat kebanyakan penduduk neraka adalah kaum wanita.” Sahabat bertanya, ”Mengapa (demikian) wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, ”Karena kekufuran mereka.”

Kemudian para sahabat bertanya lagi, ”Apakah mereka kufur kepada Allah?” Beliau menjawab, ”Mereka kufur terhadap suami-suami mereka, kufur terhadap kebaikan-kebaikannya. Kalaulah engkau berbuat baik kepada salah seorang di antara mereka selama waktu yang panjang, kemudian dia melihat sesuatu pada dirimu (yang tidak dia sukai), niscaya dia akan berkata, ‘Aku tidak pernah melihat sedikit pun kebaikan pada dirimu’.” (HR Bukhari).

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id