Ekonomi & BisnisSulawesi TenggaraWakatobi

Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Harga Sembako di Wakatobi Merangkak Naik

×

Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Harga Sembako di Wakatobi Merangkak Naik

Sebarkan artikel ini
Penjual Sembako di Pasar Wakatobi
Salah Satu Penjual Sembako di Pasar Wakatobi. Foto : Rizal Portal

WAKATOBI, Portal.id – Pasar-pasar di Kabupaten Wakatobi dihiasi dengan kesibukan pembeli menjelang Hari Raya Idul Fitri. Namun, suasana tersebut juga diiringi dengan naik turunnya harga-harga sembako yang belum menunjukkan stabilitas.

Pantauan Portal.id di Pasar Pagi Jalan Jenderal Sudirman dan Pasar Sore Kelurahan Wanci mengungkapkan fakta tersebut pada Senin (1/4/2024).

Beberapa komoditas sembako yang masih belum stabil harganya antara lain bawang putih, bawang merah, gula pasir, jahe, telur, cabai keriting, cabai besar, tomat, ayam, tepung dan beras.

Harga cabai keriting melonjak dari Rp 40.000 menjadi Rp 60.000 per kilogram, sementara cabai merah besar naik dari Rp 30.000 menjadi Rp 60.000 per kilogram, Tepung lencana Rp 220.000 Per Karung harga sebelumnya Rp 190.000 per karung, Ayam potong beku ukuran 1,3 kg Rp 50.000 sebelumnya Rp 43.000.

Tomat yang semula dijual dengan harga Rp 15.000 per kilogram kini mencapai Rp 22.000 per kilogram. Telur juga mengalami kenaikan signifikan dari Rp 58.000 menjadi Rp 65.000 per rak.

Bawang merah naik dari Rp 33.000 menjadi Rp 35.000 per kilogram, sedangkan bawang putih melonjak drastis dari Rp 38.000 menjadi Rp 50.000 per kilogram, Harga beras Bening Cap Aco sebelumnya Rp 650.0000 per Karung 50 Kg sekarang Rp 900.000 jualnya Rp 940.000.

Gula pasir yang semula Rp 730.000 per karung 50 kilogram, kini mencapai Rp 900.000. Begitu pula dengan jahe yang naik dari Rp 30.000 menjadi Rp 60.000 per kilogram. Kentang juga mengalami kenaikan dari Rp 25.000 menjadi Rp 40.000 per kilogram.

Wa ida (52), seorang pedagang di pasar, mengungkapkan bahwa harga sembako saat ini masih belum stabil dan cenderung naik. Hal ini menjadi perhatian tersendiri mengingat mendekati Lebaran Idul Fitri.

Wa Ode Nursatia (50), pedagang lainnya, juga menyatakan hal yang serupa. Meski harga bahan pokok terus mengalami kenaikan, namun pembeli tetap memadati pasar untuk memenuhi kebutuhan.

Di tengah kenaikan harga-harga tersebut, sebagian warga memilih untuk membeli secukupnya saja tanpa melakukan stok besar. Mereka berharap harga-harga sembako dapat segera stabil kembali.

Meskipun demikian, pasar di Kabupaten Wakatobi tetap ramai dikunjungi pembeli. Dengan melihat situasi ini, diharapkan adanya penyesuaian harga yang lebih stabil menjelang perayaan Lebaran Idul Fitri.

Laporan Abdul Rizalno 

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id